Ketuk Pintu Dengan Hati

Kontrakan saya baru didatangi dua pegawai puskesmas untuk survey kesehatan.
Ditanyain macam-macam:
-riwayat penyakit
-kapan rencana mau punya anak lagi
-apakah akan masukin anak ke PAUD
-berapa kali dan kapan saja kami gosok gigi
-ikut arisan warga ga
-suka makan sayur tidak, dll.

“Ini dalam rangka apa sih, mbak?” tanya saya.

“Ini program dari gubernur, namanya Ketuk Pintu Dengan Hati. Rencananya kalau nanti datanya sudah terkumpul, kami akan melakukan penyuluhan sesuai dengan penyakit yang paling banyak diderita di wilayah tersebut.”

Ah, lagi-lagi saya menyayangkan kenapa KTP saya tidak bisa dipakai untuk memilih kembali sang gubernur yang sedang menjabat.

View on Path

Comment

Krilianeh

A weirdo who managed the society to accept her for what she is.
A sushi freak.
Love to blog and tweet n’import quoi.
Often found as a girl who reads down in the middle of the crowd.
Enjoys meeting new people and listening to their life story.
Secretly like to think the unthinkable then depressed herself 😀
LOVE TO WATCH MOVIES AND REVIEW THEM (Yes, caps lock is needed)
On her 29th birthday, she got married to a very nice punk rock guy, whom often she called ‘Si Punk Rock’. ❤
A year later, she gave birth to a lovely daughter that later she called ‘Kriby’.
Then 9 years later Kriby got a sister that we called ‘Baby B’.

Let’s connect