Diposkan pada blog

This Guy…

Gw: Anak-anak kantor ngajakin nongkrong di Kopi Kalyan.

Si Punk Rock: Ya udah, pergi gih.

Gw: Aku pengen, sih. Tapi nggak usah, deh. Kasian Kriby.

SPR: Udah pergi aja. Aku anterin. Kriby biar aku yang jemput

Gw: *bimbang*

SPR: Udah pergi aja. Kamu dulu hampir 2,5 tahun di rumah terus ngurus Kriby. Sekarang kamu punya teman-teman yang asyik. Ya udah, pergilah. Yang penting aku tahu kamu perginya sama teman-teman yang beres. Bukan ama anak-anak yang suka tung-turung-tung-tung *sambil meniru gaya orang dugem*

This guy…
This guy worth the wait and worth every heartbreak which leads me to him.

Alhamdulillah.

View on Path

Diposkan pada blog

Gara-Gara Sup Ayam

Jadi begini ya sodara-sodara….

Kemarin Si Punk Rock sakit demam. Saya masakinlah sup ayam.
Alhamdulillah hari ini Si Punk Rock badannya mendingan. Lalu dia merasa bersalah karena menurut dia ‘I’m sorry I’ve ruined our weekend’. Maka dari itu dia suruhlah saya pergi me time sendirian.

Ya udah, tadi saya pergi jalan-jalan ke Blok M. Makan di restoran Jepang favorit, dilanjutkan dengan pijat. Eh siapa sangka abis makan, ATM saya hilang. Pijatnya pun batal.

Setelah minta surat kehilangan ke kantor polisi endebre-endebre, saya memutuskan untuk pulang saja.

Sampe rumah, saya ceritakan detil me time saya ke Si Punk Rock. Reaksi dia…
“Jadi me time kamu fail dong?”

“Ya udah nggak apa-apa.”

“Kamu pergi lagi gih. Nonton kek ato cari tempat pijat dekat sini.”

“Tapi… Masa aku pergi terus?”

“Udah pergi aja sekarang. Kalau nggak ntar kesorean. Pergi sana me time. Biar Aruna ama aku.”

Maka di sinilah saya sedang ber-creambath ria.

Kesimpulan dari kisah ini adalah: jika suamimu demam, segera masak sup ayam. Insya Allah berhadiah jalan-jalan. – at Johnny Andrean Salon Cinere Mall with Wahyu

See on Path

Diposkan pada blog

Kalau Jatuh Cinta, Dunia Serasa Milik Berdua

Tadi pulang dari jalan-jalan kami naik Uber.

Terus entah bagaimana, saya baru nyadar kalau saya dan Si Punk Rock itu nggak pernah ciuman di taksi. Dari jaman pacaran ampe sekarang nikah kami nggak pernah ciuman di taksi.

Mungkin karena kami memang dari dulu sampe sekarang adalah anak motoran kali ya. Naik taksi sih untuk acara tertentu aja.

TAPI YA, kami itu pernah makan bubur ayam di taksi premium burung perak.

Saya rasa itu adalah salah bukti nyata kami atas ungkapan ‘kalau jatuh cinta, dunia serasa milik berdua. Yang lain ngontrak’. – with Wahyu

View on Path

Diposkan pada blog

Pengalaman Dirawat di RSUD Pasar Minggu Pakai BPJS

Mau cerita panjang lagi. Kali ini tentang biaya BPJS selama perawatan Kriby.

Emang ada biayanya, Dis?

Selama Kriby dirawat di IGD seharian, lanjut ke PICU 2 malam, dan 2 malam di ruang rawat inap, kami mengeluarkan biaya…… Rp 0. Tidak ada biaya sepeser pun. Bahkan pulangnya Kriby dibekalin obat juga tanpa tuntutan bayaran.

Padahal kalau dihitung-hitung pakai biaya normal di rumah sakit swasta itu…
-IGD per malam: 500 rb ampe 3 jutaan
-PICU per malam: 4 jutaan belum alat dan visit dokter. Pake deposit pula 25 juta.
-Ruang rawat inap biasa: 500-700 ribuan.

Alhamdulillah banget deh ada BPJS. Makasih banyak buat Pak SBY yang mencanangkan program BPJS. Walau kamu sekarang drama, tapi BPJSmu telah membantu saya, Pak Beye.
Makasih banyak juga buat Pak Ahok yang bangun RSUD Pasar Minggu ini. Karena percuma juga kalau gratis tapi tempatnya nggak ada dan fasilitasnya nggak lengkap.

Oleh karena itu sekali lagi saya mau mengingatkan teman-teman dan handai taulan sekalian: bayarlah BPJSmu tepat waktu. Mungkin bukan sekarang Anda membutuhkannya. Tapi iuranmu telah membantu banyak subsidi silang orang-orang yang membutuhkan.

Saya udah lihat dan dengar secara langsung kisah miris kehidupan para pasien yang akhirnya tertolong oleh BPJS. Kapan-kapan saja saya ceritakan bagian itu. Kepanjangan soalnya.

Kayak selama ini lo nggak nulis panjang-panjang aja, Dis…

Let’s go home, kiddo! Cucian kita udah numpuk – with Wahyu at RSUD Pasar Minggu

View on Path

Diposkan pada blog

Pelayanan IGD RSUD Pasar Minggu Pakai BPJS

Jadi setelah seminggu batpil dan demam, akhirnya dokter menyarankan Kriby untuk dirawat inap. Soalnya dicurigai radang paru (pneumoni) adalah biang keladinya.

Inilah saatnya kami manfaatkan si BPJS. Si dokter hanya kasih surat rujukan dan surat permohonan rawat inap. Saya telpon ke Puskesmas Kecamatan (faskes I kami), petugas yang stand by 24 jam menyarankan kami langsung ke RSUD Pasar Minggu saja. Kami pun pergi ke rumah sakit yang baru diresmikan beberapa tahun lalu oleh Ahok ini.
Kami kasih surat-suratnya ke perawat di IGD RSUD Pasar Minggu. Kriby langsung ditangani.

IGDnya luas. Ada belasan bilik rawat yang dibatasi oleh tirai hijau. Tempat tidurnya moderen. Alat-alatnya masa kini punya. Seperti alat-alat yang sering saya lihat di serial drama kedokteran bule gitu, deh.
Dalam hitungan menit, Kriby sudah dipasang alat deteksi jantung dan selang nafas. Perawat dan dokter jaganya juga cepat tanggap. Saya tanya soal kemungkinan penyakit, prediksi dirawat berapa lama, dan prosedur penanganan bisa dijawab semua oleh mereka. Dalam waktu setengah jam, Kriby sudah diinfus dan sudah diambil darahnya untuk dicek ke lab. Sayang kami dilarang mengambil gambar di ruangan ini.

Tapi saya jadi mengerti kenapa di IGD ini saya tidak melihat ada pasien yang panik atau tergopoh-gopoh. Soalnya semuanya sudah tertangani bahkan sebelum mereka bertanya.

Hikmahnya: Bayar selalu BPJS Anda tepat waktu. Anda akan membutuhkannya sewaktu-waktu. – at RSUD Pasar Minggu with Wahyu

See on Path

Diposkan pada blog

Resolusi 2017

Pada saat menjelang akhir Januari dan menghitung hari tanggal gajian seperti saat ini, baru terpikirkan resolusi 2017 saya.

Saya ingin di tahun 2017 ini menjalin kembali silaturahmi dengan orang-orang yang pernah saya kenal. Caranya? Yang paling gampang sih menyapa via medsos sih ya.

Kenapa resolusi saya begitu? Karena saya sebal dihibungi teman atau kenalan lama di saat pas butuhnya doang. Entah pas lagi kesusahan lah, butuh info kerjaan lah, nawarin bisnis ato jualan lah, dsb.
Berhubung saya sebal digituin, maka saya menolak jadi orang yang sama dengan mereka.

Oleh karena itu, mulai besok saya mau menyapa teman/kenalan lama saya via medsos. Saya ingin tahu keadaan dan kisah hidup mereka selama kami tidak bertukar kabar. Saya berharap dengan begitu akan muncul lagi keakraban seperti dulu ketika kami pernah ngobrol asyik dan pada akhirnya kami bisa menyebut satu sama lain sebagai teman.

Jadi teman-teman, jangan kaget kalau pada suatu hari saya menyapa di medsosmu ya. Saya hanya ingin bertukar kabar dan berinteraksi kembali. Tanpa embel-embel nawarin bisnis ataupun jual-beli. Saya murni ingin berinteraksi, bukan transaksi.

Halo teman, apa kabar?

mp-blog

View on Path

Diposkan pada blog

Perempuan Yang Tak Dibenci

“Kamu itu perempuan pengatur yang tidak aku benci.
Ibuku itu suka ngatur dan aku sebel. Makanya aku dulu jarang pulang. Aku maunya, hidup aing, kumaha aing.
Tapi begitu ketemu kamu…
Aku jadi bisa melihat sisi baiknya dari mengingatkan.”

-Si Punk Rock-

ūüėćūüėė – with Wahyu

View on Path

Diposkan pada blog

Selamat Hari Ayah!

Si Punk Rock: Sayang, kita ke Kuningan City yuk. Mau nggak?

Gw: Ayok! Ada apaan di Kuningan City?

SPR: Ada launching album barunya Ten Holes. Launchingnya di Exodus. Terus katanya ada door prize segala. Beda banget deh konsepnya ama band punk lainnya. Aku penasaran pengen lihat.

Gw: Hoo acara punk… Ya udah kalo gitu kamu aja yang ke sana. Ntar bareng aku dan Aruna ribet lagi.

SPR: Nggak mau. Aku udahlah kemarin nginep di kantor, terus besok hr Minggu ke kantor lagi. Kapan aku family time sama kamu dan Aruna kalo aku hari ini pergi lagi sendirian? Udah, kamu ikut aja ya.

We are such lucky girls.
I love you sayang. Selamat hari ayah! – with Wahyu

View on Path

Diposkan pada blog

No Shampoo Lalu Menyesal #Nopoo

Pada tanggal 13 Agustus lalu saya memutuskan untuk stop menggunakan shampo dan berubah haluan ke gerakan no shampoo atau yang sering disebut nopoo.

Kenapa saya berubah haluan?

Karena begini…

Saya dulu punya rambut yang kering. Lalu seusai saya melahirkan pada tahun 2014 lalu, rambut saya, entah bagaimana, berubah jadi berminyak. Saya sudah beberapa kali ganti merk shampo, namun tetap saja berminyak. Memiliki¬†rambut berminyak atau kering punya kekurangan dan kelebihan masing-masing. Namun ternyata kekurangan rambut berminyak yang lepek dan cepat bau itu membuat saya jengah. Saya pun mencoba minta petunjuk Allah SWT melalui Youtube dan Google. Lalu saya pun ditemukan dengan video ini…

dan video ini

Dari video ini saya jadi tahu kalau rambut itu bisa dishampo pakai air baking soda dan biji lerak yang sudah direbus terlebih dahulu. Lalu gunakan cuka apel yang telah dicampur dengan air sebagai pengganti conditioner. Serba alami banget lah pokoknya.

Saya pun merasa, mungkin inilah jawabannya. Maka setelah berdiskusi dengan Si Punk Rock dan menginterogasi Mariska Tracy yang udah duluan nyoba metode nopoo, saya pun mau mencoba gerakan nopoo dengan biji lerak. Kenapa dengan biji lerak? Karena sejujurnya saya agak takut dalam memakai baking soda. Soalnya baking soda itu bisa membersihkan berbagai noda dan kerak. Jadi saya berkesimpulan, sepertinya baking soda itu keras. Tidak peduli bahwa banyak yang berhasil menggunakan metode nopoo dengan baking soda, salah satunya Mariska Tracy.

Jadi mari kita coba pakai biji lerak saja. Saya carilah penjual biji lerak di Google. Saya kemudian membeli biji-biji lerak itu di sini. Tak tanggung-tanggung saya pun langsung membelinya sekilo (abis tanggung kalau belinya dikit. Soalnya harganya nggak mencapai minimal transfer di bank juga).

Satu kilo biji lerak yang saya beli
Satu kilo biji lerak yang saya beli

Setelah biji lerak sampai di tangan, saya pun membeli cuka apel sebagai pengganti conditioner. Cuka apel bisa kita dapatkan dengan mudah di apotek. Harganya sekitar 40ribuan. Bisa untuk sebulan lebih (tergantung panjang rambut juga sih). Atas saran Mariska Tracy, saya pun pakai yang merk ini

(Foto: Cukaapletahesta.org)
(Foto: Cukaapletahesta.org)

Setelah semua bahan sudah ada tangan, kini saatnya memasak si biji lerak.

Saya pakai 5 biji lerak. Saya rebus seperti instruksi yang ada di Youtube. Tapi kok setelah direbus sekian lama, airnya tidak berubah warna seperti di Youtube? Ternyata karena biji lerak saya itu agak basah (lengket), maka biji lerak tersebut menyerap air rebusan tersebut dan menyimpan di dalam buahnya. Maka dari itu setelah airnya agak mendingin, saya remas-remas biji leraknya agak keluar sari-sari dari biji lerak tersebut. Benar saya, airnya mulai berubah warna dan mengeluarkan busa. Jika airnya dikocok juga akan segera mengeluarkan busa, tanpa menyisakan rasa licin di tangan khas deterjen. Yang ada tangan saya malah jadi kesat bersih.

Oke, air lerak sudah siap. Jangan lupa disaring biar serpihan-serpihan biji leraknya nggak ngikut. Untuk memudahkan penggunaan, saya pun memindahkan air lerak itu ke botol bekas shampo (ha ha ha). Sedangkan air campuran cuka apel saya taruh di botol bekas saos (ha ha ha)

Lalu keramas pun dimulai.

Basahin rambut.

Taruh air lerak ke kulit kepala. Gosok-gosok kulit kepala sedikit. Biarkan sebentar (saya gunakan waktu yang ada untuk sabunan).

Bilas rambut.

Kemudian taruh air cuka apel di batang rambut. Biarkan sebentar (saya gunakan waktu yang ada untuk gosok gigi dan sabun muka)

Bilas rambut.

Selesai!

Rasanya?

-Saya pikir rasa segar di kepala khas abis keramas itu berasal dari sabun/deterjen di shampo. Ternyata saya salah. Rasa segar dan bersih di kepala itu ya berasal dari air yang membasahi kulit kepala.

-Begitu rambut kering, kulit kepala saya terasa bersih sekali. Kesat dan bersih gitu deh. Nggak bau juga.

-Rambut saya juga jadi lembut. Semua berkat air cuka apel. Sejujurnya saya sempat pesimis apakah air cuka apel itu beneran bisa menggantikan conditioner yang melembutkan dan menghaluskan rambut. Ternyata beneran bisa! Sayangnya bau rambut abis keramas jadi beraroma cuka apel. Tapi dalam beberapa jam setelah rambut kering, baunya akan hilang kok.

Kesimpulan: saya senang!

Rambut saya setelah beberap ahari menjalani nopoo. Keritingnya lebih keluar.
Rambut saya setelah beberap ahari menjalani nopoo. Keritingnya lebih keluar.

Namun setelah lebih dari seminggu kok………kulit kepala saya jadi gampang gatal. Sepertinya kulit kepala saya terlalu kering sampai-sampai ia jadi gatal.

Tapi nggak apa-apa deh. Siapa tahu itu memang cara kulit kepala dan rambut saya beradaptasi dengan bahan-bahan alami dan non kimiawi ini.

Tapi setelah dua minggu kok………………..saya melihat banyak rontokan rambut saya di lantai rumah. Setelah saya perhatikan itu adalah rontokan rambut yang patah di tengah batang rambut. Bukan rontokan dari akar. Wah nggak beres, nih. Setahu saya kalau rambut yang rontok patah itu karena kurang nggak cocok dengan produk tertentu. Sedangkan kalau rontok dari akar itu bisa jadi karena tubuh kita kurang zat besi atau stres.

Memasuki minggu ketiga………….saya memutuskan untuk berhenti sekalian pakai metode nopoo. Rontok patah saya makin menjadi. Saya jadi nyeseeeeel banget. Karena untuk orang berambut keriting macam saya, butuh perjuangan ekstra untuk bikin rambut kami nggak ngembang dan rambut nakal yang mencuat ke permukaan. Dan sekarang rambut saya jadi banyak ‘anak rambut’ sisa patahan rambut yang menjulang dari permukaan rambut. Rambut saya jadi (lebih gampang) terlihat kribo dan tidak rapi.

Rambut saya saat ini. Jadi banyak anak rambut alias frizzy hair. Ada kantung mata juga. Eh itu beda kasus deng...
Rambut saya saat ini. Jadi banyak anak rambut alias frizzy hair. Ada kantung mata juga. Eh itu beda kasus deng…

Padahal salah satu hal yang membuat saya berani potong pendek alias bondol tahun lalu adalah karena saya tahu rambut saya nanti akan tumbuh dengan panjang yang sama. Jadi bye-bye anak rambut bandel yang bikin gemes. Eh ternyata rambut saya jadi patah karena nopoo pakai lerak. Aku jadi sedih gundah gulana¬†terlarut dalam nestapa gimana gitu…

Rasanya kesedihan ini baru akan hilang kalau saya dapat vocer makan Sushi Tei 500 ribu #kode

Atau kalau dikasih tas baru dari Povilo #IniJugaKode

Atau kalau saya diajak jalan-jalan ke Disneyland Tokyo #IniMasihKodeJuga

Atau kalau saya dapat transferan amal dari Pangeran Arab sebanyak 5000 USD #UdahAhKodenyaKebanyakan

Sekarang saya balik menggunakan sampo yang biasa yang berbahan kimia. Saya kembali pakai merk yang terakhir kali saya pakai, yaitu Sampo Yang Bikin Rambut Sini Kinclong Sana Kinclong *lalu rambut si mahmud berkibar cantik karena kena hembusan angin sisaan jet coaster*

Walaupun saya kini menyesal menggunakan metode nopoo karena ternyata tidak cocok dengan rambut saya, namun saya harus berterima kasih juga karena sekarang saya jadi tahu ada conditioner alami, yaitu cuka apel. Sampai¬†saat ini saya tetap pakai larutan cuka apel sebagai conditioner. Alhamdulillah rambut saya tetap lembut dan jarang kusut. Yah…walaupun saya nggak bisa sepenuhnya going¬†natural dengan metode nopoo, seenggaknya saya bisa mengurangi pemakaian produk kimiawi dengan menggunakan cuka apel.

Begitulah kira-kira cerita saya…

Eh ada yang mau lerak saya yang nggak terpakai itu nggak? Kalau mau, nanti saya kirimin. Untuk di wilayah jabodetabek saya kirimin gratis deh. Untuk di luar wilayah jabodetabek, tinggal ganti ongkos kirimnya aja. Leraknya saya kasih gratis tis tis. Kalau Anda mau, kirim email ke krilianeh@gmail.com ya. Saya akan berikan lerak ini kepada yang email pertama. First email, first get.

 

Diposkan pada blog, review

Coolpad, Handphone Untuk Orang Cool

Horeeeee!

Saya terpilih sebagai salah satu blogger yang disuruh mencoba handphone Coolpad Sky 3.

 

Ini dia Coolpad Sky 3. Cool kan?
Ini dia Coolpad Sky 3. Ini tampilan resminya. Cool kan?

 

Kalau ini Coolpad Sky 3 yang saya terima…

Unboxing Coolpad Sky 3 (1)
Unboxing Coolpad Sky 3 (1)

 

Unboxing Coolpad Sky 3 (2) Ini isinya. Serba putih dan rapi.
Unboxing Coolpad Sky 3 (2)
Ini isinya. Serba putih dan rapi. Padanan yang cantik untuk handphonenya yang berwarna gold.

Setelah sekitar seminggu pemakaian beginilah tampilan Coolpad Sky 3 saya…

Sengaja stiker kacanya nggak saya lepas-lepas biar orang tahu kalau handphone saya baru B-) Akan saya pertahankan semua stiker bawaan pabrik yang menempel di handphone ini sampai ia copot sendiri. Gila... Segitunya ya saya mempertahankan sebuah stiker. Apalagi dalam mempertahankan hubungan ya (eeeaaaak!)
Masih kece kecuali stikernya udah mulai agak ngeletek. Sengaja stiker kacanya nggak saya lepas-lepas biar orang tahu kalau handphone saya baru B-)
Akan saya pertahankan semua stiker bawaan pabrik yang menempel di handphone ini sampai ia copot sendiri.
Gila… Segitunya ya saya mempertahankan sebuah stiker. Apalagi dalam mempertahankan hubungan ya (eeeaaaak!)

Setelah seminggu lebih saling mendalami kelebihan dan kekurangan masing-masing, saya pun menyatakan kalau saya beneran suka sama handphone yang dibanderol seharga Rp 2,399,000 di pasaran ini. Soalnya ada beberapa hal yang bikin saya jatuh cinta. Antara lain…

  1. Tipis tapi kokoh. Saya kan sekarang emak-emak, ya. Emak-emak itu bawaannya banyak. Handphone tipis itu akan memudahkan dan mengurangi barang bawaan saya. Tinggal selipin ke dalam dompet, bawa deh. Meskipun tipis, tapi begitu megang handphone-nya, saya bisa merasakan kekokohan dari beratnya. Soalnya buat apa juga handphone tipis tapi ringkih. Capek ngejagainnya.
Lebih tipis dari pegangan kuali, ma men. Kok perbandingannya sama pegangan kuali sik? Ya namanya juga emak-emak. Yang ada cuma pegangan kuali, ya udah saya pakai aja. Masa mau saya perbandingkan dengan ketipisan Macbook Air? Saya nggak punya Macbook Air, sih.
Lebih tipis dari pegangan kuali, ma men.
Kok perbandingannya sama pegangan kuali sik?
Ya namanya juga emak-emak. Yang ada cuma pegangan kuali, ya udah saya pakai aja. Masa mau saya perbandingkan dengan ketipisan Macbook Air? Saya nggak punya Macbook Airnya.

2. Banyak fitur yang memudahkan. Waktu saya ubek-ubek handphone asal Tiongkok¬†ini, saya menemukan beberapa fasilitas fitur yang menyenangkan.¬†Semua fitur seru ini bisa ditemukan di Settings->Smart Control. Pilihan yang diberikan antara lain…

-Ketuk dua kali layar untuk unlock. Saya sangat suka fitur ini. Karena selain memudahkan, ini juga sangat baik dalam mengurangi risiko cepat rusaknya tombol samping yang berfungsi sebagai on-off dan lock-unlock.

-Gambarlah huruf ‘C’ di layar sedang mati, maka handphone akan langsung terbuka dan memunculkan halaman untuk menelpon.

-Gambarlah huruf ‘e’ di layar yang sedang mati, maka handphone akan langsung terbuka dan menghubungkan Anda ke halaman browsing.

-O iya, ada fitur floating C-Button juga lho. C-Button ini seperti tombol home yang bisa dipindah-pindahin kayak assistive touch di aifon. Di C-Button ini kita bisa memerintahkan untuk back, home, screenshot, lock, dan mute secara cepat.

-Oiya, kita juga bisa screenshot dengan mudah, cukup dengan menggeser layar ke bawah dengan tiga jari. Cekrek, ke-capture deh.

-Daaaaan yang paling saya suka adalah handphone ini adalah kita bisa merekam semua pembicaraan telpon. Begini caranya…

 

Buka dialer phone. Sentuh tiga titik di kanan atas agar terbuka pilihan call setting.
Buka dialer phone. Sentuh tiga titik di kanan atas agar terbuka pilihan call setting.

 

 

Setelah memilih Call Setting, pilih Auto-recorder settings
Setelah memilih Call Setting, pilih Auto-recorder settings

 

 

Nyalakan Auto-recordernya. Perekam telepon ini bisa dipilih apakah untuk semua telpon masuk, semua telepon dari kontak yang ada di handphone, atau kontak-kontak tertentu saja. Saya suka fitur ini karena memudahkan pekerjaan saya sebagai freelance writer yang suka menelpon narasumber untuk bahan tulisan saya. Saya jadi nggak perlu menulis dan mengingat-ingat ucapan si nararsumber, karena semua percakapan telah terekam. Saya tinggal putar ulang rekamannya, deh.
Nyalakan Auto-recordernya.
Perekam telepon ini bisa dipilih apakah untuk semua telpon masuk, semua telepon dari kontak yang ada di handphone, atau kontak-kontak tertentu saja.
Saya suka fitur ini karena memudahkan pekerjaan saya sebagai freelance writer yang suka menelpon narasumber untuk bahan tulisan saya. Saya jadi nggak perlu menulis dan mengingat-ingat ucapan si nararsumber, karena semua percakapan telah terekam. Saya tinggal putar ulang rekamannya, deh.

Nah di era digital yang menjadi surganya bagi para orang narsis seperti saat ini, pastinya kualitas kamera handphone itu jadi perhatian khusus. Maka dari itu saya tahu kalau Anda pasti jadi pengen tahu kualitas kamera dari handphone yang terdiri dari tiga pilihan warna ini, ya kaaaaaaan? Udah deh ngaku aja kalau Anda memang penasaran. Yaelah sama saya masih kaku aja. Nih saya kasih tahu ya…

Jadi Coolpad Sky 3 ini kamera depan dan belakangnya sama-sama 8 megapixel. Ini contoh foto pakai kamera belakang…

Ini saya lagi mendiamkan Kriby nangis di Puskesmas. Saya kalau anak nangis emang cool begitu. Saya jadi terlihat begitu keibuan ya. (mana keliahatan mukanya. Orang ketutup rambut semua!)
Ini foto saya lagi mendiamkan Kriby nangis di Puskesmas. Dipotret oleh Si Punk Rock yang terpukau oleh kecantikan saya. Saya kalau anak nangis emang cool begitu. #coolforlife gitu. Saya jadi terlihat begitu keibuan ya. (mana kelihatan mukanya. Orang ketutup rambut begitu!)

 

Sedangkan ini foto-foto pakai kamera depannya…

Tes foto duck face pakai kamera depan Coolpad Sky 3. Si Kriby pengen ikutan.
Tes foto duck face pakai kamera depan Coolpad Sky 3. Si Kriby pengen ikutan.

 

 

karena hasilnya bagus, Si Punk Rock jadi pengen ikutan nyoba juga. Jadilah kami foto keluarga gaya duck face. O iya, udah tersedia beberapa filter bawaan dari handphonenya, lho. Ini salah satunya pakai vignette.
Karena hasilnya bagus, Si Punk Rock jadi pengen ikutan nyoba juga. Jadilah kami foto keluarga gaya duck face.
O iya, udah tersedia beberapa filter bawaan dari handphonenya, lho. Ini salah satunya pakai vignette.

 

Ada juga filter yang warna begini...
Ada juga filter yang warna begini…

 

 

Dan ada juga yang black & white begini. Seru ya!
Dan ada juga yang black & white begini.
Seru ya!

 

Lalu saya mencoba kualitas kamera depan untuk video. Begini hasilnya…

Sengaja saya upload ke Youtube. Siapa tahu viewernya banyak sampai ngalahin Awkarin (ahaaay). Video ini saya berasal dari Instagram Stories saya. Karena hasilnya menurut saya lumayan oke, maka saya upload sekalian ke Instagram saya @adistidaramutia.

Nah itulah segala kelebihan Coolpad Sky 3 yang saya suka. Tapi yang namanya hidup, pasti ada kesenangan dan kesedihan. Begitu juga benda dan segala sesuatunya di dunia ini pasti ada kelebihan dan kekurangan. Namun kalau namanya udah jodoh sih pasti kita harus belajar menerima kekurangan pasangan kita. Karena kuncinya keberhasilan hubungan itu terletak dari komunikasi dan toleransi.

Woi, kita nih ngomongin handphone kaleee. Kenapa lu jadi ngasih wejangan kayak milih jodoh gitu sik?

Heh, sini deh saya bilangin. Hare gene tuh milih handphone emang udah kayak milih jodoh tauk. Kalau udah ketemu cowok ganteng dan tajir, tapi nggak sreg di hati pasti hubungan itu nggak akan baik untuk dipaksakan. Sama aja kayak handphone, walau udah secanggih apa pun dan mentereng, tapi kalau nggak kuat untuk bayar cicilannya ya buat apa dibeli.

Eh perumpamaannya sama nggak sih?¬†YANG PENTING INTINYA ADALAH…. setiap handphone itu pasti ada kekurangannya. Sama seperti Coolpad Sky 3 ini sejauh ini, menurut saya ¬†kekurangan untuk handphone sekelas dan setaksiran harga segitu adalah batrenya. Eits, jangan salah, batre Coolpad Sky 3 ini tahan lama sekali lho. Sejauh ini dengan pemakaian seharian, bahkan waktu itu saya pakai untuk dengerin Spotify segala, saya cuma perlu ngecharge sekali doang dalam satu hari. Tapi ngechargenya lama. Bisa sekitar dua jaman. Dua jaman?? Dua era??? Bukan! Bukan! Dua jam-an, maksudnya. Sekitar 120 menit.

Oiya, ada satu lagi deng kekurangannya handphone ini. Yakni kalau handphonenya nyala tapi tidak kita pakai, ia sepertinya langsung masuk ke mode sleep. Alhasil segala notifikasi datangnya agak terlambat. Biasanya notifikasi baru masuk setelah saya unlock, baru deh notifikasi datang bertubi-tubi. Mungkin ini juga kunci kenapa batrenya bisa tahan lama. Karena mode sleep ini tentu saja bisa menghemat banyak pemakaian batre. Dan saya rasa Anda nggak perlu takut ketinggalan segala info dengan lambatnya masuk notifikasi ke handphone ini. Soalnya jaman sekarang mana ada orang yang betah nggak ngecek handphonenya minimal tiap maksimal 15 menit sekali. Ya kan? Kalau Anda bisa menahan diri untuk nggak ngecek handphone lebih lama dari itu, maka itu artinya Anda adalah…

  1. Orang lama alias wong toku
  2. Emak-emak yang sibuk ngurus anak dan nggak terlalu doyan selfie seperti saya
  3.  Orang yang nggak punya handphone

Eh tapi ngechargenya lama juga ya sekitar dua jam.

Iya sih, tapi karena batrenya tahan seharian, maka kita bisa ngecharge handphonenya pada malam hari begitu sampai rumah. Sambil ditinggal mandi, makan, lalu nonton sinetron atau nonton biyokskop terans tifi, eh tahu-tahu udah penuh deh batrenya.

Kalau untuk emak-emak di rumah seperti saya, charge aja handphonenya sambil ditinggal mandiin anak, beberes dapur, nyapu, ngepel, nyuci, jemur, nyetrika, masak, dijamin batre handphonenya udah keisi full. Atau charge aja handphone sambil belajar ngelukis alis sama pakai eye liner, begitu udah dapat alis dan mata kece, dijamin handphonenya udah fully charge. Bahkan bisa-bisa handphonye yang teriak-teriak minta dicabut dari chargeran karena udah mau pingsan kebosanan nungguin majikannya pakai alis.

Kesimpulan atas segala cerita saya di atas adalah handphone yang memiliki RAM 2GB ini layak jadi pilihan, soalnya performanya oke, batre tahan lama, fitur uniknya lumayan banyak, dan harganya nggak selangit. Saya tahu bahwa selama ini kita sering memandang sebelah mata segala produk elektronik asal negera tersebut. Soalnya selain namanya tidak familiar harganya yang miring juga membuat kita ragu. Tapi setelah memakai handphone yang internal storagenya 16 GB ini, saya jadi sadar bahwa nggak semua produk asal Tiongkok patut dipandang sebelah mata. Buktinya Coolpad ini oke, kok. Dan banyak produk elektronik merk Eropa dan Amerika itu sekarang pabriknya di Tiongkok, lho. Jadi ya itu membuktikan kalau memang teknologi Tiongkok memang udah lumayan mengejar teknologi barat.

Saya sekarang mengerti kenapa mantan saya Chico Jericho waktu¬†itu hubungin saya mohon-mohon minta balikan untuk mencoba pakai handphone yang satu ini. Rupanya dia masih sayang dan nggak bisa hidup apa lagi konsentrasi kerja ¬† ingin mengikutsertakan saya jadi salah satu orang cool di Indonesia. Terima kasih #coolpadIndonesia #Coolpadsky3 ! Let’s make and share new memories ^_^