Diposkan pada blog

365 Tulisan 2014 #64: Popok

Ini adalah cerita tentang celana dalam.

Jadi karena perut gw semakin buncit lantaran ada bayi di dalamnya, mau tak mau segala segitiga illuminati  pengaman saya harus dinaikkan kelebarannya. Kesimpulannya, gw harus beli celana dalam ibu hamil.

Secara ini anak pertama gw, maka perkara beli celana dalam hamil ini agak-agak dilakukan dalam keadaan buta. Bukan buta ala Si Buta dari Gua Hantu, sih. Tapi lebih ke buta macam orang Indonesia baru pertama kali naik MRT di Singapura. Ditambah pula gw memang nggak suka belanja baju, jadi makin-makinlah gw nge-blank.

Menyadari akan kebodohan gw mengenai belanja baju ini, maka gw pun meminta bantuan mbak-mbak yang jualan aja untuk memilihkan celana hamil untuk gw (iya, segitu males dan nggak mau repotnyalah gw dalam hal belanja baju). Si mbak-mbak pun memberikan gw sebuah celana dalam pink yang tampaknya lebaaaaaaaar banget. Kelebarannya mengingatkan gw akan kulit martabak telur yang lagi mau digoreng.

“Ini celana dalam hamil, mbak? Kok gede banget? Yang ukurannya kecilan ada nggak?” tanya gw.

“Memang celana dalam hamil begini, mbak. Nanti kan perutnya besar. Ini all size kok.”

Hmmm… gw agak curiga, sih. Masa sih all size? Tapi ya sudahlah, beli aja. (Iya, segitu malasnya jugalah gw untuk berdebat atau bertanya lebih jauh soal baju dengan mbak-mbak pelayan toko)

Beberapa hari kemudian, gw coba pakailah celana dalam hamil baru yang sudah gw cuci itu.

Eh…. Lho kok…… Lho… Kok?

Kok gw celana dalam ini membuat gw seperti Agnes Monica di video klip Coke Bottle gini?

 

Agnes Monica - Coke Bottle Bukan, bukan yang ini.
Agnes Monica – Coke Bottle
Tapi bukan yang ini.

 

 

Agnes kebaya
Agnes Monica – Coke Bottle Bukan, bukan yang ini juga!

 

 

 

Agnes Monica - Coke Bottle Haaaa! Iya, yang ini!
Agnes Monica – Coke Bottle
Haaaa! Iya, yang ini!

 

Jadi celana dalam hamil yang gw beli itu memang kegedean. Alhasil, kedodoran banget pas gw pake. Perut buncit gw bahkan nggak bisa membuat karet pinggangnya nyangkut dikit di perut gw. Jadi tiap dipake melorot dan gw seperti pakai popok ala Agnes Monica di Coke Bottle tiap gw pakai celana itu. Bedanya perut gw buncit, sedangkan perut Agens Monica kekar kencang.

Mau lihat foto gw pakai celana dalam hamil ‘popok’ itu? Nggak usah yah. Mana berani gw foto pakai celana dalam. Pakai celana dalam seksi aja gw mikir-mikir buat difoto, apalagi celana dalam popok. Cukup Agnes Monica aja yang punya keberanian untuk pakai celana dalam popok yang sekaligus ia gunakan juga untuk menunjang karier. Salut!

Nonton video klip Agnes Mo – Coke Bottle dulu aah…

Iklan

4 tanggapan untuk “365 Tulisan 2014 #64: Popok

  1. Ahahahahaha… As always, gue selalu ngakakk setiap kali baca tulisan elo. Kayanya semua tulisan lo tuh musti dikumpulin, terus dijadiin buku kumpulan blog kocak kaya punya Rad*tya Dika. I think you have a natural ability to create such a funny story, Dis! ❤

    1. Hahahaha belum ada cerita apa-apa. Eh jangan bilang lo mengharapkan gw dapat pengalaman beli beha menyusui ala bustiernya Lady Gaga ya?

      Tega!
      *Tembak Amel pake senapan di beha ala Lady Gaga*

Bagaimana menurut Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s