Dulu waktu jaman saya masih duduk di bangku sekolah, para cowok melakukan eksistensi diri dengan mengedepankan maskulinitas/kemachoan mereka. Makanya pada jaman itu banyak yang tawuran. Karena di sanalah ajang mereka memamerkan kemachoannya.

Namun era tawuran itu lambat laun memudar dengan sendirinya. Semua berkat dua hal:
1. Makin banyaknya produk kosmetik lelaki (yang membuat mereka ganteng tanpa harus membuat mereka merasa seperti bencong). Ini berhasil meredam keinginan anak cowok jaman sekarang untuk tawuran karena jadi malas panas-panasan dan agak ogah punya bekas luka yang susah hilang.
2. Makin banyak media sosial yang membuat mereka bisa eksis tanpa harus berbuat sesuatu dulu agar ‘dilihat’.

Nah, melihat terjadinya lagi tawuran pelajar SMA pas SOTR tadi membuat saya jadi bertanya-tanya…
-Nggak cukup apah media sosial yang ada sekarang bikin lo pada eksis, wahai adik-adik? Masa sih lo pada jadi balik pake cara primitif (tawuran) lagi biar dibilang keren? Tapi melihat kalian SOTR nggak pake helm, saya bisa melihat kalau kalian memang ada keturunan manusia zaman batu. Karena kalian begitu percaya diri naik motor dengan kepala telanjang yang terbuat dari batu itu.
-Apakah kalian perlu dibuatkan petisi agar dimasukkannya kurikulum ‘berpenampilan keren agar ganteng maksimal’ di sekolah kalian supaya teredam emosi sok keren dan sok macho kalian di jalanan pada saat SOTR?
Soalnya kami yang udah lebih tua dari kalian ini nggak melihat ada manfaatnya dari SOTR yang kalian lakukan.
Ini hanya jadi ajang kalian untuk konvoi tengah malam sambil boncengin cewek kelas sebelah yang kalian incer, lalu menyebarkan coretan ‘SOTR’ di dinding-dinding tempat umum persis seperti cara berkomunikasi para guk-guk untuk menandakan wilayah teritorial mereka.

Ingatlah, SOTR itu pernah memakan korban jiwa beberapa tahun yang lalu karena ‘sok macho’ cowok-cowok dengan kebut-kebutan di jalan.

Jangan sampai itu terulang lagi ya adik-adik. Mendingan kalian bantuin ibu kalian masak sahur di rumah lalu posting di media sosial. Saya yakin, tidak sampai seminggu, tingkat kegantengan kalian melonjak drastis di kalangan kaum hawa di sekolah kalian.

#365Tulisan2014

View on Path

Comment

Krilianeh

A weirdo who managed the society to accept her for what she is.
A sushi freak.
Love to blog and tweet n’import quoi.
Often found as a girl who reads down in the middle of the crowd.
Enjoys meeting new people and listening to their life story.
Secretly like to think the unthinkable then depressed herself 😀
LOVE TO WATCH MOVIES AND REVIEW THEM (Yes, caps lock is needed)
On her 29th birthday, she got married to a very nice punk rock guy, whom often she called ‘Si Punk Rock’. ❤
A year later, she gave birth to a lovely daughter that later she called ‘Kriby’.
Then 9 years later Kriby got a sister that we called ‘Baby B’.

Let’s connect