Disini Kita Berjumpa Vol. 5

Disini Kita Berjumpa (DKB) adalah ajang nongkrong bareng tahunan anak-anak kampus IISIP Jakarta. Di DKB, keriaan muncul dari band-band yang membawakan musik, tawa selalu berderai karena dipancing oleh MC yang sangat paham aib dari masing-masing hadirin yang datang, dan silaturahmi kembali terjalin setelah skripsi dan kerjaan membatasi waktu untuk tetap berkomunikasi. DKB diprakarsai oleh geng…

Baca Selengkapnya

Lah, Handphone Gw?

Semalam gw dan Si Punk Rock keliling seputaran Cipete untuk nyari kontrakan. Bukan hanya sekitaran Cipete deng, Fatmawati dan segala jalan yang diawali dengan ‘Haji’ di bilangan Jakarta Selatan kena jatah kami round-round pake sepeda motor. Diawali Si Punk Rock jemput gw di kantor. Terus kami makan malam dulu di Nasi Goreng Apjay. Setelah makan,…

Baca Selengkapnya

Duduk di Emperan Pasar Mayestik

Duduk di emperan Pasar Mayestik sama Si Punk Rock. Beberapa bulan yang lalu, kami duduk di sini buat survey harga prikintilan nikahan. Saat itu tabungan nikah kami cuma sekitar dua jutaan. Waktu itu kami harap-harap cemas, apakah tabungan kami akan cukup untuk nikah? Cuman dua juta gitu… Setelah itu, beberapa bulan kemudian, kami duduk lagi…

Baca Selengkapnya

Satu Hari Lagi, Eh Beberapa Jam Lagi

Makin dekatĀ  ke pernikahan gw dengan Si Punk Rock, makin banyak pula dramanya. Pagi-pagi gw dan Si Punk Rock harus ke KUA Jatiasih. Karena si Kepala KUA bernama MADINAH pengen ngobrol secara khusus dengan gw dan Si Punk Rock. Kami udah tahu nih apa arti ‘ngobrol khusus’nya ini. Dia pasti mau sok-sok nyusahin prosesi akad…

Baca Selengkapnya

Dua Hari Lagi

Kemarin gw ‘berkencan’ dengan Faya. Bisa dibilang udah lama juga nggak ketemu makhluk yang satu ini. Soalnya gw sibuk persiapin pernikahan, dianya sibuk liputan. Dia aja baru aja pulang dari Palembang liputan ISG (Islamic Solidarity Games). Padahal kami satu kosan. Gw (akhirnya) ketemu dia pagi-pagi. Lebih tepatnya di saat gw baru selesai mandi dan bersiap…

Baca Selengkapnya

Tiga Hari Lagi

Gw bangga banget sama Si Punk Rock! Dia disain undangan nikahan kami keren banget (gambar di atas). Undangan yang gw kirimin via email itu nggak henti-hentinya dapat respon positif dari para penerimanya. Yang disain calon suami gw gitu lho B-) Konsep undangan ini The Last Supper-Leonardo Da Vinci. Ceritanya ini last supper kami sebagai bujangan…

Baca Selengkapnya

Empat Hari Lagi

Bisa dikatakan gw dan Si Punk Rock mempersiapkan pernikahan ini semuanya sendirian. Kami pengantin DIY alias Do It Yourself, bukan Daerah Istimewa Yogyakarta lho ya. Walaupun kami nanti akan menikah dengan syukuran kecil-kecilan dan sederhana aja, tapi persiapannya tetep aja nggak gampang. Semuanya kami kerjakan sendiri dari ngerancang undangan, ngurus surat nikah di KUA, bolak-balik…

Baca Selengkapnya

Lima Hari Lagi

Kemarin Si Punk Rock manggung. Padahal dia kurang tidur. Tapi dia tetep niat. Dia pasang gel di rambutnya biar rambutnya klimis. Padahal dia kan anak punk. Kok anak punk klimis sih? Tapi gw akuin dia terlihat rapi dan cakep, hihihihi Sebelum bandnya, Gamelan Oink, manggung, band The Borstal yang membuka acara. Crowdnya masih sepi. Dia…

Baca Selengkapnya

Enam hari lagi

Semalam gw dan Si Punk Rock berantem. Tapi hari ini udah baikan. “Aku ke rumah kamu ya,” kata gw. “Aku bantuin nyicil bungkus suvenir.” Jam 5 sore gw sampai rumahnya. Si Punk Rock lagi bungkus-bungkusin suvenir. Mukanya kusut. “Kamu kenapa?” tanya gw. “Nggak apa-apa,” jawab Si Punk Rock sambil senyum. “Kamu mau minum apa?” “Teh…

Baca Selengkapnya

Tujuh Hari Lagi

Tadi pagi digelar pengajian ibu-ibu di rumah. Untuk mendoakan pernikahan gw lancar dan bahagia aman sentosa. Para ibu-ibu kita kasih besek nasi kotak dan jilbab yang di dalamnya gw selipkan kartu di atas. Yang disain Si Punk Rock lho. Terus siangnya gw ke rumahnya Si Punk Rock buat benahin suvenir. Kami sempat ngubek-ngubek Pasar Bekasi…

Baca Selengkapnya