Tag: musik

  • Review: Write Me A Love Song Series (2021)

    Review: Write Me A Love Song Series (2021)

    Kebetulan saya diundang ke acara konferensi pers peluncuran serial Write Me A Love Song ini di CGV Grand Indonesia (24/11). Jadi di review kali ini saya juga akan memberikan sedikit laporan pandangan mata. Serial ini menceritakan tentang seorang musisi bernama Valentino Kun atau yang biasa dipanggil Kun (Bio One). Dia sangat berusaha menancapkan namanya di […]

  • Review: Nocturne (2020)

    Review: Nocturne (2020)

    Film Nocturne menjelaskan dengan gamblang kalau terlalu sama itu justru hanya menimbulkan iri dan dengki. Alkisah hiduplah saudari kembar Juliet (Sydney Sweeney) dan Vivian (Madison Iseman). Keduanya punya bakat musik piano. Mereka sama-sama sekolah di SMK khusus seni. Namun sayangnya jalan hidup mereka mulai berbeda. Vivian yang periang dan sudah punya pacar diterima kuliah di […]

  • Review: Riani Sovana

    Review: Riani Sovana

    Ini adalah sebuah review musik. Lebih tepatnya adalah review musik karya Riani Sovana. Sebelumnya saya harus jujur kalau Riani Sovana ini adalah teman lama. Saya kenal Riani Sovana waktu kami sama-sama dalam naungan sisterhood Femina Group. Waktu itu saya bekerja jadi jurnalis untuk majalah GADIS, sedangkan Riani jurnalis untuk majalah Seventeen Indonesia. Selama saya kerja […]

  • Review: Sid & Nancy

    Category: Movies Genre: Drama Rate: 3 out of 5 Film yang diproduksi tahun 1986 ini merupakan berdasarkan kisah nyata pasangan Sid Vicious (Gary Oldman) dan Nancy Spungen (Chloe Webb). Sid Vicious sang pembetot bass di band punk Inggris Sex Pistols pertama kali bertemu dengan Nancy sang groupie asal Amerika Serikat di rumah temannya. Awalnya Nancy […]

  • 2015 in review

    Alhamdulillaaaaah! Senang juga lihat ini. Jadi semakin semangat nulis. Asisten statistik WordPress.com menyiapkan laporan tahunan 2015 untuk blog ini. Berikut ini kutipannya: Aula konser di Sydney Opera House menampung 2.700 orang. Blog ini telah dilihat sekitar 39.000 kali di 2015. Jika itu adalah konser di Sydney Opera House, dibutuhkan sekitar 14 penampilan terlaris bagi orang […]

  • Mixtape Hari Ibu

    Si Punk Rock ternyata pulang telat karena bikinin gw mixtape hari ibu! “Kamu jadi bosan dan matgay sejak TV kita rusak. Jadi aku bikinin mixtape ini. Isinya lima lagu ska dan lima lagu new wave biar kamu bisa joget-joget menghilangkan kebosanan.” AKU TERHARUUUUUU! The best mother’s day gift ever! Nggak nyesel gw berjuang ama blender […]

  • Dapat Salam

    Si Punk Rock udah gajian. Saatnya doi traktir makan sushi. Setelah duduk manis di Sushi Tei dan mesan hidangan, seorang pelayan lainnya datang lagi lalu bilang ke Si Punk Rock… “Mas, dapat salam. Dari Fachrur Parung Panjang.” FYI, Fachrur itu adalah anak punk yang bekerja sebagai pelayan di restoran ini. Dia suka dengan bandnya Si […]

  • 365 Tulisan 2014 #142: Si Punk Rock 2009 Edition

    Nemu foto Si Punk Rock pada tahun 2009. Di tahun itu para perempuan lagi heboh dengan trend rambut rebonding alias meluruskan rambut. Si Punk Rock yang suka mengikuti perkembangan trend juga melakukan hal yang sama. Cuma bedanya ia meluruskan rambut ke atas. – with Wahyu (Foto: Izin nyomot dari Instagram @hendisgorge) View on Path

  • 365 Tulisan 2014 #110: Iklan Favorit

    Iklan favorit gw tahun ini: Cadbury. Lagunya baguuuus! Pemeran cwenya cantik. Pemeran cwonya ga cakep, tp sweet bgt. Dan tiap abis liat iklan itu, rasanya pgn jilatin jari yg kena lelehan Cadbury.   #BukanPostingBerbayar #TapiKloMauDibayarYaAlhamdulillah View on Path

  • 365 Tulisan 2014 #94: Mimpi Green Day

    Semalam mimpi nonton konser Green Day pas depan panggung. Pas depan Billie Armstrong juga. Pas selesai konser, gw wawancara Billienya. Dia baik, ramah, bisa bahasa Indonesia, dan maunya dipanggil dengan sebutan ‘Baim’. Begitu udah ngobrol panjang lebar, minta tanda tangan, foto selfie, gw baru sadar ternyata yang gw ajak ngobrol dari tadi tuh Baim Wong!!! […]