blog

Logika Kaum Pria

Tadi Kriby aduk-aduk minuman pakai sedotan.
Gw: Nak, jangan diaduk terus. Nanti tumpah, lho.

Kriby bodo amat dan tetep aduk-aduk.

Si Punk Rock: Nak, minumnya jangan diaduk-aduk. Nanti dia pusing.

Ya, begitulah sains membuktikan kalau pria itu makhluk yang berpikir dengan logika. – with Wahyu

View on Path

Iklan
blog

Tangan

Seberapa sering anakmu meminta kamu meletakkan handphone yang kamu pegang lalu bermain dengannya?

Kriby mulai sering melakukan hal itu. Dia butuh kedua tangan saya untuk menggenggam tangannya selama ia melompat-lompat di kasur. Maklumlah, Kriby belum terlalu lancar loncat-loncat sendiri di kasur.

Selama memegangi kedua tangannya ketika ia melompat-lompat dengan girang, saya bisa melihat di matanya bahwa ia senang bukan main. Terlihat juga kalau ia begitu sayang sama saya. Bagi dia, saya adalah dunianya. Makanya ia meminta atensi saya secara penuh untuk melihat dia melakukan berbagai hal yang sering kali kita anggap remeh.

“Bunda! Bunda! Liat! Liat!”

Karena tingkah lakunya sering saya anggap remeh, tak jarang saya hanya memperhatikan sekilas lalu balik lagi menatap handphone yang saya pegang.

“Instagram gosip lagi seru, nih. Di grup WhatsApp juga lagi ngobrol seru. Bentar ya, nak,” batin saya sambil menatap handphone lekat-lekat.

Padahal handphone ini sudah saya pegang, tatap, dan cari-cari sejak saya bangun pagi sampai tidur lagi. Handphone ini saya bawa kemana-mana. Sedangkan Kriby saya hanya bertemu di pagi hari saat hendak berangkat bekerja dan malam hari sepulang saya dari kantor. Di frekuensi saya yang sangat sedikit bertemu Kriby itu, kenapa saya masih mendistraksikan diri dengan handphone, ya?

Maafin Bunda ya, nak. Bunda sadar apa pun yang ada di handphone ini tidak lebih penting dari kamu.

Wahai kaum ibu di era digital, taruhlah handphonemu, lalu genggamlah tangan anakmu.

(Foto: Izin nyomot dari sini)
blog

Pengalaman Dirawat di RSUD Pasar Minggu Pakai BPJS

Mau cerita panjang lagi. Kali ini tentang biaya BPJS selama perawatan Kriby.

Emang ada biayanya, Dis?

Selama Kriby dirawat di IGD seharian, lanjut ke PICU 2 malam, dan 2 malam di ruang rawat inap, kami mengeluarkan biaya…… Rp 0. Tidak ada biaya sepeser pun. Bahkan pulangnya Kriby dibekalin obat juga tanpa tuntutan bayaran.

Padahal kalau dihitung-hitung pakai biaya normal di rumah sakit swasta itu…
-IGD per malam: 500 rb ampe 3 jutaan
-PICU per malam: 4 jutaan belum alat dan visit dokter. Pake deposit pula 25 juta.
-Ruang rawat inap biasa: 500-700 ribuan.

Alhamdulillah banget deh ada BPJS. Makasih banyak buat Pak SBY yang mencanangkan program BPJS. Walau kamu sekarang drama, tapi BPJSmu telah membantu saya, Pak Beye.
Makasih banyak juga buat Pak Ahok yang bangun RSUD Pasar Minggu ini. Karena percuma juga kalau gratis tapi tempatnya nggak ada dan fasilitasnya nggak lengkap.

Oleh karena itu sekali lagi saya mau mengingatkan teman-teman dan handai taulan sekalian: bayarlah BPJSmu tepat waktu. Mungkin bukan sekarang Anda membutuhkannya. Tapi iuranmu telah membantu banyak subsidi silang orang-orang yang membutuhkan.

Saya udah lihat dan dengar secara langsung kisah miris kehidupan para pasien yang akhirnya tertolong oleh BPJS. Kapan-kapan saja saya ceritakan bagian itu. Kepanjangan soalnya.

Kayak selama ini lo nggak nulis panjang-panjang aja, Dis…

Let’s go home, kiddo! Cucian kita udah numpuk – with Wahyu at RSUD Pasar Minggu

View on Path

blog

Pelayanan IGD RSUD Pasar Minggu Pakai BPJS

Jadi setelah seminggu batpil dan demam, akhirnya dokter menyarankan Kriby untuk dirawat inap. Soalnya dicurigai radang paru (pneumoni) adalah biang keladinya.

Inilah saatnya kami manfaatkan si BPJS. Si dokter hanya kasih surat rujukan dan surat permohonan rawat inap. Saya telpon ke Puskesmas Kecamatan (faskes I kami), petugas yang stand by 24 jam menyarankan kami langsung ke RSUD Pasar Minggu saja. Kami pun pergi ke rumah sakit yang baru diresmikan beberapa tahun lalu oleh Ahok ini.
Kami kasih surat-suratnya ke perawat di IGD RSUD Pasar Minggu. Kriby langsung ditangani.

IGDnya luas. Ada belasan bilik rawat yang dibatasi oleh tirai hijau. Tempat tidurnya moderen. Alat-alatnya masa kini punya. Seperti alat-alat yang sering saya lihat di serial drama kedokteran bule gitu, deh.
Dalam hitungan menit, Kriby sudah dipasang alat deteksi jantung dan selang nafas. Perawat dan dokter jaganya juga cepat tanggap. Saya tanya soal kemungkinan penyakit, prediksi dirawat berapa lama, dan prosedur penanganan bisa dijawab semua oleh mereka. Dalam waktu setengah jam, Kriby sudah diinfus dan sudah diambil darahnya untuk dicek ke lab. Sayang kami dilarang mengambil gambar di ruangan ini.

Tapi saya jadi mengerti kenapa di IGD ini saya tidak melihat ada pasien yang panik atau tergopoh-gopoh. Soalnya semuanya sudah tertangani bahkan sebelum mereka bertanya.

Hikmahnya: Bayar selalu BPJS Anda tepat waktu. Anda akan membutuhkannya sewaktu-waktu. – at RSUD Pasar Minggu with Wahyu

See on Path

blog

Selamat Hari Ayah!

Si Punk Rock: Sayang, kita ke Kuningan City yuk. Mau nggak?

Gw: Ayok! Ada apaan di Kuningan City?

SPR: Ada launching album barunya Ten Holes. Launchingnya di Exodus. Terus katanya ada door prize segala. Beda banget deh konsepnya ama band punk lainnya. Aku penasaran pengen lihat.

Gw: Hoo acara punk… Ya udah kalo gitu kamu aja yang ke sana. Ntar bareng aku dan Aruna ribet lagi.

SPR: Nggak mau. Aku udahlah kemarin nginep di kantor, terus besok hr Minggu ke kantor lagi. Kapan aku family time sama kamu dan Aruna kalo aku hari ini pergi lagi sendirian? Udah, kamu ikut aja ya.

We are such lucky girls.
I love you sayang. Selamat hari ayah! – with Wahyu

View on Path

review

Review: The Good Dinosaur

Category: Movies

Genre: Animation, Drama

Rate: 4 out of 5

Alkisah pada zaman purba dahulu dimana dinosaurus masih ada menguasai permukaan Bumi, hiduplah sebuah keluarga brontosaurus. Mereka memunyai tiga ekor anak, antara lain Buck (diisi suara oleh Marcus Scribner), Libby (diisi suara oleh Maleah Nipay-Padilla), dan Arlo (diisi suara oleh Raymond Ochoa). Keluarga brontosaurus ini hidup aman damai dengan berladang. Ketiga anaknya masing-masing diberi tugas untuk membantu perladangan mereka. Namun berbeda dengan kedua kakaknya, Arlo terlahir sebagai penakut. Ia takut akan banyak hal, bahkan sama ayam aja dia takut. Sampailah pada suatu hari ayahnya Arlo memberinya sebuah tugas baru dengan maksud mengenyahkan sifat penakutnya. Tugasnya kali ini adalah menangkap dan membunuh makhluk yang suka mencuri stok makanan mereka di lumbung. Arlo begitu bersemangat dengan tugsa barunya. Benar saja, jerat yang mereka pasang berhasil menangkap makhluk pencuri makanan itu. Namun begitu Arlo melihat bahwa makhluk itu adalah seorang anak manusia, Arlo kembali takut. Ia pun melepaskan si pencuri yang membuat ayah Arlo marah besar. Dalam usaha mengejar si pencuri itu, ayah Arlo kena banjir bandang dan tewas karenanya. Tentu saja keluarga Arlo jatuh dalam kesedihan.

Lalu pada suatu hari Arlo memergoki si anak manusia itu sedang asyik lagi memakan simpanan jagung mereka di lumbung. Kali ini Arlo bertekad untuk menangkap dan membunuh si pencuri itu. Sayangnya waktu Arlo mengejar si pencuri, Arlo terjatuh ke dalam sungai lalu hanyut terbawa sampai jauuuh sekali. Arlo harus bertahan hidup seorang diri di hutan, kelaparan, dan ketakutan. Tapi Arlo tidak tahu bahwa justru si pencuri sedang mengawasinya dan menjaganya dari jauh.

 

Yang saya suka dari film ini:

-Ceritanya baguuuuuuuuuuuuus banget! Kisah persahabatan dan keluarga yang bikin terharu.

-Banyak gambar pemandangan yang indaaaaah banget.

-Meskipun film ini baik-baik aja untuk ditonton anak-anak (film ini juga berhasil bikin Kriby betah nonton dari awal sampai akhir), namun sebenarnya konflik ceritanya itu dewasa. Saya sangat menyarankan orang dewasa menonton film ini. Karena pesan dan inti ceritanya yang mau disampaikan itu sepertinya hanya bisa ditangkap oleh orang dewasa.

 

Yang saya nggak suka dari film ini:

-Film ini produksi Disney + poster muka Arlo yang culun bikin saya mikir kalau film ini lucu. Ternyata lucunya dikit banget. Lebih banyak sedih dan terharunya.

-Film ini memanusiakan para dinosaurus. Tapi yang saya nggak suka, dinosaurusnya dibuat seolah-olah adalah warga ndeso Amerika Serikat. Lagi-lagi Amerikanisme. Emang dinosaurus adanya di Amerika doang? Hih!—–> lah dia emosi

Review ini juga bisa dibaca via Line @ymg2576q

Ini trailernya…

blog, review

Coolpad, Handphone Untuk Orang Cool

Horeeeee!

Saya terpilih sebagai salah satu blogger yang disuruh mencoba handphone Coolpad Sky 3.

 

Ini dia Coolpad Sky 3. Cool kan?
Ini dia Coolpad Sky 3. Ini tampilan resminya. Cool kan?

 

Kalau ini Coolpad Sky 3 yang saya terima…

Unboxing Coolpad Sky 3 (1)
Unboxing Coolpad Sky 3 (1)

 

Unboxing Coolpad Sky 3 (2) Ini isinya. Serba putih dan rapi.
Unboxing Coolpad Sky 3 (2)
Ini isinya. Serba putih dan rapi. Padanan yang cantik untuk handphonenya yang berwarna gold.

Setelah sekitar seminggu pemakaian beginilah tampilan Coolpad Sky 3 saya…

Sengaja stiker kacanya nggak saya lepas-lepas biar orang tahu kalau handphone saya baru B-) Akan saya pertahankan semua stiker bawaan pabrik yang menempel di handphone ini sampai ia copot sendiri. Gila... Segitunya ya saya mempertahankan sebuah stiker. Apalagi dalam mempertahankan hubungan ya (eeeaaaak!)
Masih kece kecuali stikernya udah mulai agak ngeletek. Sengaja stiker kacanya nggak saya lepas-lepas biar orang tahu kalau handphone saya baru B-)
Akan saya pertahankan semua stiker bawaan pabrik yang menempel di handphone ini sampai ia copot sendiri.
Gila… Segitunya ya saya mempertahankan sebuah stiker. Apalagi dalam mempertahankan hubungan ya (eeeaaaak!)

Setelah seminggu lebih saling mendalami kelebihan dan kekurangan masing-masing, saya pun menyatakan kalau saya beneran suka sama handphone yang dibanderol seharga Rp 2,399,000 di pasaran ini. Soalnya ada beberapa hal yang bikin saya jatuh cinta. Antara lain…

  1. Tipis tapi kokoh. Saya kan sekarang emak-emak, ya. Emak-emak itu bawaannya banyak. Handphone tipis itu akan memudahkan dan mengurangi barang bawaan saya. Tinggal selipin ke dalam dompet, bawa deh. Meskipun tipis, tapi begitu megang handphone-nya, saya bisa merasakan kekokohan dari beratnya. Soalnya buat apa juga handphone tipis tapi ringkih. Capek ngejagainnya.
Lebih tipis dari pegangan kuali, ma men. Kok perbandingannya sama pegangan kuali sik? Ya namanya juga emak-emak. Yang ada cuma pegangan kuali, ya udah saya pakai aja. Masa mau saya perbandingkan dengan ketipisan Macbook Air? Saya nggak punya Macbook Air, sih.
Lebih tipis dari pegangan kuali, ma men.
Kok perbandingannya sama pegangan kuali sik?
Ya namanya juga emak-emak. Yang ada cuma pegangan kuali, ya udah saya pakai aja. Masa mau saya perbandingkan dengan ketipisan Macbook Air? Saya nggak punya Macbook Airnya.

2. Banyak fitur yang memudahkan. Waktu saya ubek-ubek handphone asal Tiongkok ini, saya menemukan beberapa fasilitas fitur yang menyenangkan. Semua fitur seru ini bisa ditemukan di Settings->Smart Control. Pilihan yang diberikan antara lain…

-Ketuk dua kali layar untuk unlock. Saya sangat suka fitur ini. Karena selain memudahkan, ini juga sangat baik dalam mengurangi risiko cepat rusaknya tombol samping yang berfungsi sebagai on-off dan lock-unlock.

-Gambarlah huruf ‘C’ di layar sedang mati, maka handphone akan langsung terbuka dan memunculkan halaman untuk menelpon.

-Gambarlah huruf ‘e’ di layar yang sedang mati, maka handphone akan langsung terbuka dan menghubungkan Anda ke halaman browsing.

-O iya, ada fitur floating C-Button juga lho. C-Button ini seperti tombol home yang bisa dipindah-pindahin kayak assistive touch di aifon. Di C-Button ini kita bisa memerintahkan untuk back, home, screenshot, lock, dan mute secara cepat.

-Oiya, kita juga bisa screenshot dengan mudah, cukup dengan menggeser layar ke bawah dengan tiga jari. Cekrek, ke-capture deh.

-Daaaaan yang paling saya suka adalah handphone ini adalah kita bisa merekam semua pembicaraan telpon. Begini caranya…

 

Buka dialer phone. Sentuh tiga titik di kanan atas agar terbuka pilihan call setting.
Buka dialer phone. Sentuh tiga titik di kanan atas agar terbuka pilihan call setting.

 

 

Setelah memilih Call Setting, pilih Auto-recorder settings
Setelah memilih Call Setting, pilih Auto-recorder settings

 

 

Nyalakan Auto-recordernya. Perekam telepon ini bisa dipilih apakah untuk semua telpon masuk, semua telepon dari kontak yang ada di handphone, atau kontak-kontak tertentu saja. Saya suka fitur ini karena memudahkan pekerjaan saya sebagai freelance writer yang suka menelpon narasumber untuk bahan tulisan saya. Saya jadi nggak perlu menulis dan mengingat-ingat ucapan si nararsumber, karena semua percakapan telah terekam. Saya tinggal putar ulang rekamannya, deh.
Nyalakan Auto-recordernya.
Perekam telepon ini bisa dipilih apakah untuk semua telpon masuk, semua telepon dari kontak yang ada di handphone, atau kontak-kontak tertentu saja.
Saya suka fitur ini karena memudahkan pekerjaan saya sebagai freelance writer yang suka menelpon narasumber untuk bahan tulisan saya. Saya jadi nggak perlu menulis dan mengingat-ingat ucapan si nararsumber, karena semua percakapan telah terekam. Saya tinggal putar ulang rekamannya, deh.

Nah di era digital yang menjadi surganya bagi para orang narsis seperti saat ini, pastinya kualitas kamera handphone itu jadi perhatian khusus. Maka dari itu saya tahu kalau Anda pasti jadi pengen tahu kualitas kamera dari handphone yang terdiri dari tiga pilihan warna ini, ya kaaaaaaan? Udah deh ngaku aja kalau Anda memang penasaran. Yaelah sama saya masih kaku aja. Nih saya kasih tahu ya…

Jadi Coolpad Sky 3 ini kamera depan dan belakangnya sama-sama 8 megapixel. Ini contoh foto pakai kamera belakang…

Ini saya lagi mendiamkan Kriby nangis di Puskesmas. Saya kalau anak nangis emang cool begitu. Saya jadi terlihat begitu keibuan ya. (mana keliahatan mukanya. Orang ketutup rambut semua!)
Ini foto saya lagi mendiamkan Kriby nangis di Puskesmas. Dipotret oleh Si Punk Rock yang terpukau oleh kecantikan saya. Saya kalau anak nangis emang cool begitu. #coolforlife gitu. Saya jadi terlihat begitu keibuan ya. (mana kelihatan mukanya. Orang ketutup rambut begitu!)

 

Sedangkan ini foto-foto pakai kamera depannya…

Tes foto duck face pakai kamera depan Coolpad Sky 3. Si Kriby pengen ikutan.
Tes foto duck face pakai kamera depan Coolpad Sky 3. Si Kriby pengen ikutan.

 

 

karena hasilnya bagus, Si Punk Rock jadi pengen ikutan nyoba juga. Jadilah kami foto keluarga gaya duck face. O iya, udah tersedia beberapa filter bawaan dari handphonenya, lho. Ini salah satunya pakai vignette.
Karena hasilnya bagus, Si Punk Rock jadi pengen ikutan nyoba juga. Jadilah kami foto keluarga gaya duck face.
O iya, udah tersedia beberapa filter bawaan dari handphonenya, lho. Ini salah satunya pakai vignette.

 

Ada juga filter yang warna begini...
Ada juga filter yang warna begini…

 

 

Dan ada juga yang black & white begini. Seru ya!
Dan ada juga yang black & white begini.
Seru ya!

 

Lalu saya mencoba kualitas kamera depan untuk video. Begini hasilnya…

Sengaja saya upload ke Youtube. Siapa tahu viewernya banyak sampai ngalahin Awkarin (ahaaay). Video ini saya berasal dari Instagram Stories saya. Karena hasilnya menurut saya lumayan oke, maka saya upload sekalian ke Instagram saya @adistidaramutia.

Nah itulah segala kelebihan Coolpad Sky 3 yang saya suka. Tapi yang namanya hidup, pasti ada kesenangan dan kesedihan. Begitu juga benda dan segala sesuatunya di dunia ini pasti ada kelebihan dan kekurangan. Namun kalau namanya udah jodoh sih pasti kita harus belajar menerima kekurangan pasangan kita. Karena kuncinya keberhasilan hubungan itu terletak dari komunikasi dan toleransi.

Woi, kita nih ngomongin handphone kaleee. Kenapa lu jadi ngasih wejangan kayak milih jodoh gitu sik?

Heh, sini deh saya bilangin. Hare gene tuh milih handphone emang udah kayak milih jodoh tauk. Kalau udah ketemu cowok ganteng dan tajir, tapi nggak sreg di hati pasti hubungan itu nggak akan baik untuk dipaksakan. Sama aja kayak handphone, walau udah secanggih apa pun dan mentereng, tapi kalau nggak kuat untuk bayar cicilannya ya buat apa dibeli.

Eh perumpamaannya sama nggak sih? YANG PENTING INTINYA ADALAH…. setiap handphone itu pasti ada kekurangannya. Sama seperti Coolpad Sky 3 ini sejauh ini, menurut saya  kekurangan untuk handphone sekelas dan setaksiran harga segitu adalah batrenya. Eits, jangan salah, batre Coolpad Sky 3 ini tahan lama sekali lho. Sejauh ini dengan pemakaian seharian, bahkan waktu itu saya pakai untuk dengerin Spotify segala, saya cuma perlu ngecharge sekali doang dalam satu hari. Tapi ngechargenya lama. Bisa sekitar dua jaman. Dua jaman?? Dua era??? Bukan! Bukan! Dua jam-an, maksudnya. Sekitar 120 menit.

Oiya, ada satu lagi deng kekurangannya handphone ini. Yakni kalau handphonenya nyala tapi tidak kita pakai, ia sepertinya langsung masuk ke mode sleep. Alhasil segala notifikasi datangnya agak terlambat. Biasanya notifikasi baru masuk setelah saya unlock, baru deh notifikasi datang bertubi-tubi. Mungkin ini juga kunci kenapa batrenya bisa tahan lama. Karena mode sleep ini tentu saja bisa menghemat banyak pemakaian batre. Dan saya rasa Anda nggak perlu takut ketinggalan segala info dengan lambatnya masuk notifikasi ke handphone ini. Soalnya jaman sekarang mana ada orang yang betah nggak ngecek handphonenya minimal tiap maksimal 15 menit sekali. Ya kan? Kalau Anda bisa menahan diri untuk nggak ngecek handphone lebih lama dari itu, maka itu artinya Anda adalah…

  1. Orang lama alias wong toku
  2. Emak-emak yang sibuk ngurus anak dan nggak terlalu doyan selfie seperti saya
  3.  Orang yang nggak punya handphone

Eh tapi ngechargenya lama juga ya sekitar dua jam.

Iya sih, tapi karena batrenya tahan seharian, maka kita bisa ngecharge handphonenya pada malam hari begitu sampai rumah. Sambil ditinggal mandi, makan, lalu nonton sinetron atau nonton biyokskop terans tifi, eh tahu-tahu udah penuh deh batrenya.

Kalau untuk emak-emak di rumah seperti saya, charge aja handphonenya sambil ditinggal mandiin anak, beberes dapur, nyapu, ngepel, nyuci, jemur, nyetrika, masak, dijamin batre handphonenya udah keisi full. Atau charge aja handphone sambil belajar ngelukis alis sama pakai eye liner, begitu udah dapat alis dan mata kece, dijamin handphonenya udah fully charge. Bahkan bisa-bisa handphonye yang teriak-teriak minta dicabut dari chargeran karena udah mau pingsan kebosanan nungguin majikannya pakai alis.

Kesimpulan atas segala cerita saya di atas adalah handphone yang memiliki RAM 2GB ini layak jadi pilihan, soalnya performanya oke, batre tahan lama, fitur uniknya lumayan banyak, dan harganya nggak selangit. Saya tahu bahwa selama ini kita sering memandang sebelah mata segala produk elektronik asal negera tersebut. Soalnya selain namanya tidak familiar harganya yang miring juga membuat kita ragu. Tapi setelah memakai handphone yang internal storagenya 16 GB ini, saya jadi sadar bahwa nggak semua produk asal Tiongkok patut dipandang sebelah mata. Buktinya Coolpad ini oke, kok. Dan banyak produk elektronik merk Eropa dan Amerika itu sekarang pabriknya di Tiongkok, lho. Jadi ya itu membuktikan kalau memang teknologi Tiongkok memang udah lumayan mengejar teknologi barat.

Saya sekarang mengerti kenapa mantan saya Chico Jericho waktu itu hubungin saya mohon-mohon minta balikan untuk mencoba pakai handphone yang satu ini. Rupanya dia masih sayang dan nggak bisa hidup apa lagi konsentrasi kerja   ingin mengikutsertakan saya jadi salah satu orang cool di Indonesia. Terima kasih #coolpadIndonesia #Coolpadsky3 ! Let’s make and share new memories ^_^