Review: The Thirteenth Tale

(Repost dari blog yang lama: 1 Januari 2009)

Category: Books

Genre: Mystery & Thrillers

Author: Diane Setterfield

Rate: 4 out of 5

Buku ini menceritakan tentang Vida Winter seorang penulis buku dongeng yg sekarat dan meminta Margaret Lea untuk menulis biografinya. Vida Winter yang selama ini dikenal tertutup, menceritakan kepada Margaret tentang masa lalunya yang penuh rahasia yang lambat laun semakin mencengangkan!

Yg gw suka dari buku ini:

– Gw selalu suka dengan buku yang menceritakan tragedi secara realistis. Apalagi kalo yang diceritakan adalah orang-orang Inggris. Soalnya menurut gw, mereka adalah orang-orang sopan yang menyimpan begitu banyak misteri.

Dan buku ini memiliki semua itu.

Yang gw ga suka dari buku ini:

– Kadang-kadang narasinya tabrakan, alias kita bingung ini menceritakan tentang Vida Winter atau si Margaret Lea ya?

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Ini buku keren banget! Buku ini cukup membuat gw tercangang. Salut sama Diane Setterfield yang mampu memelihara suspense sampai akhir cerita. Keren! Keren! Keren!

-Gw menunggu-nunggu karya terbarunya Diane Setterfield, nih. Tapi kok nggak anda juga ya sampai sekarang? :-/

Review: Embroideries

(Repost dari blog yang lama: 3 Desember 2008)

Category: Book

Genre: Comic & Graphic Novel

Author: Marjane Satrapi

Rate: 4 out of 5

Buku ini seperti khasnya karya-karya Marjane Satrapi lainnya: lucu, nyindir, dan berwawasan.

Setelah membaca buku pinjaman ini, gw jadi pengen beli. Karena banyak banget hal-hal yang bisa memodernkan pemikiran wanita dari membaca buku ini. (Secara gw tuh cewe kolot banget hahaha) Walau kadang-kadang caranya ga banget ya………

Setelah dibaca sekarang:

-Gw masih jadi cewek kolot di dunia modern. Yang entah bagaimana itu dilihat Si Punk Rock sebagai sikap berprinsip? Masa sih? Padahal gw cuma kolot aja, hahahaha

-Banyak bagian dari buku ini masih terpatri di otak gw. Soalnya buku ini memang bagus. Terutama tentang bagaimana ia menceritakan ‘keterbukaan’ perempuan dalam keterkungkungan.

-Gw menyarankan perempuan untuk baca ini.

Review: Chicken With Plums

(Repost dari blog yang lama: 3 Desember 2008)

Category: Books

Genre: Comics & Graphic Novels

Author: Marjane Satrapi

Rate: 3 out of 5

Menceritakan tentang seorang musisi berbakat karena satu dan lain hal ia memutuskan untuk mati dengan mengurung dirinya.

Tapi pas baca bukunya ga segitu menyeramkannya kok. Malah di buku ini dijelaskan secara jelas kenapa dia pengen mengakhiri hidupnya. Agak sedih sih pas bagian ada anaknya yg mendoakan dia supaya cepat sembuh…

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Ini review gw pendek amat yak -____-!

-Selalu suka dengan karya-laryanya Marjane Satrapi. Soalnya real dan manusiawi banget.

-Gw baru tahu kalau buku ini udah dibikin filmnya di Perancis. Yang jadi tokoh utamanya Mathieu Almaric pula! Oh mon Dieu!

Review: Most Likely To Die

(Repost dari blog yang lama: 11 November 2008)

Category: Books

Genre: Mystery & Thrillers

Author: Lisa Jackson, Bererly Barton, Wendy C.S.

Rate: 3 out 5

Buku ini menceritakan tentang tiga orang cewek yang pernah punya hubungan dengan Jake Marcott, cowok ganteng nan populer di sekolah. Pada malam prom, Jake Marcott ditemukan tewas dengan panah tertancap di dadanya. Ketika 20 tahun kemudian sekolah mereka mengadakan reuni, siapa sangka ternyata pembunuh Jake kini mengincar nyawa ketiga cewek yang pernah dekat dengan Jake. Buku ini ditulis oleh tiga novelis kriminal yang lihai. Dan seperti tokoh utama di buku ini yang terdiri dari tiga orang, masing-masing dari penulis ini mendapat jatah menceritakan plot dari pandangan sang tokoh utama. Walaupun begitu, kita nggak akan merasa bingung dengan jalan ceritanya.

 

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Secara plot cerita, buku ini menarik. Tapi gw nggak menyelesaikan buku ini sampai habis. Karena ide ceritanya menurur gw membosankan dan Amerika banget.

Review: The Eternity

(Repost dari blog yang lama: 25 September 2009)

 

Category: Books

Genre: Mystery & Thrillers

Author: Douglas Preston & Lincoln Child

Rate: 3 out of 5

 

Kalau kamu suka baca buku sejenis Da Vinci Code, maka kamu pasti akan suka dengan buku ini. Buku ini menceritakan tentang ditemukannya 36 mayat di ruang bawah tanah sebuah gedung di Manhattan. Diketahui kemudian kalau mayat-mayat tersebut dibunuh sekitar tahun 1870-1880. Dan seluruh mayat diambil saraf sumsum tulang belakangnya. Kini di tahun 2003 kejadian yang sama berulang, agen FBI Pendergast meminta bantuan arkeolog Nora Kelly untuk mencari jejak pelaku pembunuh yang meramu sumsum tulang belakang untuk memperpanjang hidup manusia ini. Penulisan buku ini mengalir dengan lancar namun sayangnya kita nggak dibuat penasaran. Mungkin karena banyak istilah kedokteran yang membuat kita mengerutkan kening.

 

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Gue nggak begitu ingat buku ini. Artinya buku ini nhggak segitu bagusnya.

Review: A History of Violence

(Repost dari blog yang lama: 18 Agustus 2008)

Category: Books

Genre: Comics & Graphic Novels

Author: John Wagner

Rate: 3 out of 5

Ceritanya bagus sih. Cuma katanya kan graphic novel, tapi jatuhnya malah kaya storyline film. Abis gambarnya kasar banget. Cuma itu juga bikin buku ini ‘cowok’ banget.

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Gw mau edit rate gw. Menurut gw buku ini rate-nya 4 0ut of 5. Buku ini bagus. Twistnya keren.

-Dulu gw nulis review pendek amat yak -____-!

Review: Absolut Fear – Lisa Jackson

(Repost dari blog yang lama: 10 Agustus 2008)

 

Category: Books

Genre: Mystery & Thrillers

Author: Lisa Jackson

Rate: 3 out of 5

 

Novel ini menceritakan tentang seorang pembunuh psikopat yang mengincar Eve Renner. Namun sebelum membunuh Eve ia terlebih dahulu membunuh orang-orang terdekat Eve, seperti mantan kekasihnya sampai ayahnya. Dan selalu saja orang yang tertimpa sial menjadi tersangka pembunuhan itu semua adalah calon suami Eve, Cole Dennis. Apakah pembunuhan ini ada hubungannya dengan kesalahan ayah Eve di masa lalu sebagai seorang dokter di rumah sakit jiwa? Penulisan novel ini mengalir dengan lancar, membuat kita nggak bosen membacanya. Penulisan dari tiga sudut pandang, yaitu Eve, Cole, dan sang pembunuh pun membuat kita makin penasaran dengan rahasia yang mereka masing-masing sembunyikan.

 

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Gw nggak begitu ingat buku ini. Artinya buku ini nggak begitu bagus. 

Review: Brick Lane

(Repost dari blog yang lama: 2 Mei 2008)

Category: Books

Genre: Literature & Fiction

Author: Monica Ali

Tadinya buku ini buat direview di media gw. Tapi ga jadi, karena konfliknya terlalu dewasa.

Buku yang pada awalnya membosankan ini (abis terlalu detail!) lama-lama seru juga. Menceritakan tentang cewek Bangladesh yg dikirim bapaknya buat nikah ama cwo Bangladesh yg tinggal di London.

Banyak banget menceritakan sudut pandang minoritas di negeri asing. Yg gw salut n suka dari buku ini adalah keteguhan si tokoh untuk tetap berakar pada budayanya n agamanya. Dan gw tahu itu bukan hal yg gampang. Walau pada akhirnya ada juga dosa yg ia perbuat sih…..

Baca buku ini gw jadi ingat Giring Nidji bilang “Simple life, simple problem”

Dengar-dengar buku ini mau dibikin filmnya lho.

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Buku ini udah dibikin versi filmnya. Tapi gw belum nonton. Kayanya filmnya nggak diedarkan di Indonesia deh. Soalnya buku ini sempat bikin kaum Muslim di Inggris agak-agak protes gitu…

Pengorbanan

(Repost dari blog yang lama: 5 Agustus 2008)

Lagi baca buku Mitch Albom yang The Five People You Meet In Heaven. Di situ menceritakan orang kedua yang ia temui di alam baka mengajarkan ia tentang pengorbanan…

“Kau belum mengerti. pengorbanan adalah bagian dari kehidupan. Harusnya begitu. Bukan sesuatu untuk disesali. Tapi sesuatu untuk didambakan. Peengorbanan kecil. Pengorbanan besar. Seorang ibu bekerja keras agar anaknya bisa sekolah. Seorang anak perempuan pindah rumah untuk merawat ayahnya yang sakit.”

Itu kutipan yang gw ambil dari buku itu. Abis baca itu gw tiduran di kosan terus mikir apa pengorbanan yang udah gw perbuat di hidup gw? Gw mikir lamaaaaaaaa banget. Tapi ampe sekarang gw ga bisa nemuin. Bisa jadi gw emang ga pernah melakukan pengorbanan, bisa jadi juga karena semua hal yg gw lakuin itu dengan ikhlas makanya gw ga pernah kepikiran itu sebagai pengorbanan. Yah, ada sih yg dulu gw pikir itu pengorbanan yg gw lakukan, yaitu mengurangi jatah bermain gw dgn bantuin orang di rumah. Jadi begitu pulang sekolah, gw harus pulang dan bantuin nyokap masak, beresin dapur, dll. Dulu gw sebel banget ngelakuin itu semua. Tapi sekarang gw ngerasain banget manfaat dari bisa ngerjain kerjaan rumah. Jadi bisa ga ya itu dibilang pengorbanan klo gw bisa menikmati semua manfaatnya sekarang?

Umur gw 23 tahun dan gw belum ngerasa pernah melakukan pengorbanan yg besar dalam hidup gw. Apakah itu artinya tanpa sadar gw udah jadi orang yang paling berbahagia di dunia?

 

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Umur gw sekarang 27 tahun. Gw udah merasakan beberapa pengorbanan untuk orang-orang yang gw sayang, yaitu keluarga gw. Tapi gw nggak mau hitung. Biar pengorbanan itu jadi sebuah keikhlasan.

Review buku: Treasure Of Genghis Khan

(Repost dari blog yang lama-14 April 2008)

Penulis: Clive Cussler & Dirk Cussler

Rate: 1 out of 5

Buku petualangan mencari harta karun Genghis KHan gitu deh. Tapi terlalu banyak detil yang bikin pusing.
Dan pada dasarnya gw emang kurang suka buku petualangan.

 

Setelah dibaca lagi sekarang:

-Gw bahka udah lupa kalau pernah baca buku ini. Kayaknya emang nggak berkesan buat gw…