Review: Avatar: The Way of Water (2022)

Ya Allah…. Film Avatar: The Way of Water ini gambarnya bagus banget T_T

Film sekuel dari Avatar (2009) ini melanjutkan kisah Jake Sully (Sam Worthington) yang kini sudah menjadi ayah dari 4 anak bersama Neytiri (Zoe Saldana). Hidupnya bahagia di Pandora. Kaumnya, suku Navi yang tinggal di hutan, hidup dengan rukun.
Sampai pada suatu hari Jake melihat kalau manusia kaum Bumi kembali lagi ke Pandora untuk menjajah dan mengambil kekayaan alam mereka.
Jake, Neytiri, dan bersama kaumnya bahu-membahu melawan para manusia yang merusak ini. Selama setahun mereka tanpa lelah memukul mundur para manusia. Sampailah kaum manusia sadar kalau biang kerok yang harus ditumpas utama adalah Jake. Maka para manusia menghidupkan kembali musuh bebuyutan Jake, Kolonel Quaritch (Stephen Lang), dalam bentuk Navi agar Jake dapat lebih mudah ditangkap. Dan benar saja, waktu Kolonel Quaritch turun ke lapangan, nggak pakai lama ia berhasil menyandera 3 anak Jake, yaitu Lo’ak (Britain Dalton), Kiri (Sigourney Weaver), dan Tuk (Trinity Jo-Li Bliss). Seorang anak manusia yang menjadi teman main mereka, Spider (Jack Champion), juga berhasil ditawan. Mengetahui hal itu, Jake, Neytiri, dan putera pertama Jake, Neteyam (Jamie Flatters), langsung melawan dan membebaskan keluarga mereka. Sayangnya Spider tetap tertawan.
Mengetahui Spider masih di dalam cengkraman manusia, Jake menyadari kalau kaumnya di hutan akan diserang. Hanya tinggal nunggu waktu saja. Maka Jake dengan berat hati membujuk Neytiri agar mereka pindah dan bersembunyi. Ini semua demi keselamatan keluarga dan kaumnya. Akhirnya mereka sekeluarga pindah ke Metkayina, sebuah desa air yang dihuni oleh suku Navi air. Jake dan keluarganya yang tidak biasa hidup berdampingan dengan air harus mulai beradaptasi lagi dari awal cara hidup ala kaum Navi air. Namun apakah bersembunyi seperti ini artinya Jake dan keluarganya aman dari kejaran Kolonel Quaritch?

Yang saya suka dari film ini:
+ Gambarnya BAGUS SEKALI SUBHANALLAH! Sejak ada media OTT (Over The Top) seperti Netflix, Prime Videos, Vidio, dan lain-lain saya tuh suka jadi malas ke bioskop. Soalnya lebih nyaman nonton di rumah yang bisa saya atur sendiri kapan mau nontonnya dan bisa saya pause kapan saja.
Tapi film Avatar: The Way of Water ini wajib banget ditonton di bioskop. Biar bisa menikmati kemegahan gambarnya dengan prima.
+ Film ini durasinya 3 jam dan tidak terasa membosankan. Ceritanya dielaborasikan secara baik, sehingga kita paham dengan segala tindakan dan keputusan dari masing-masing karakter. Nggak ada plot yang bolong, semuanya terjelaskan.
+ Sangat suka dengan karakter Jake dan Neytiri yang digambarkan sebagai pasangan yang setara. Jake adalah pemimpin keluarga, tapi Neytiri juga punya kuasa. Jake terlihat sebagai ayah yang tegas dan bertanggung jawab banget di film ini. Memang ayah=pemimpin.
+ Khusus Neytiri, saya suka sekali adegan dia mengamuk ketika ada anaknya yang tersakiti. Kemarahan seorang ibunya tergambarkan dengan baik ole Zoe Saldana. Hajar, bund! Biar tau rasa mereka! Kalau berani sini ama emaknya, jangan sama anak kecil! Jangan kasih ampun, bund!
+ Film ini menghabiskan biaya sekitar 1 milyar dollar AS. Tapi memang kalau sutradara James Cameron yang minta duit banyak buat bikin film, udahlah kasih aja. Percaya aja deh kalau filmnya akan bagus. Karena emang dia akan menghabiskan uang segitu banyaknya untuk produksi yang sangat apik.
James Cameron sangat detail dalam hal produksi. Nggak ada hal yang dia bikin di film ini hanya berdasarkan imajinasi kosong belaka, melainkan memang ada fakta sainsnya.

Terima kasih @Lunaremedies untuk ulasan bermanfaatnya

Di film ini juga banyak banget adegan berenang di dalam laut, yang artinya para aktornya beneran akting berenang di dalam air. Para aktornya dilatih untuk freediving biar kuat tahan nafas pas di syuting dalam air, karena James Cameron nggak mau kelihatan ada gelembung udara yang keluar dari mulut mereka. Soalnya itu bikin para cameraman susah ambil gambarnya.

Ini Kate Winslet saat take di dalam air. Harus tahan nafas panjang. Iya, Kate Winslet juga main di film Avatar: The Way Of Water ini

Yang saya kurang suka dengan film ini:
– Karakter Kiri menurut saya agak ngawang. Kurang jelas konflik diri yang dia alami itu sebenarnya apa? Asal-usulnya juga kurang tuntas dijelaskan.
-Karakter anak lelaki Jake, Neteyam dan Lo’ak, aksen dialognya kayak dibuat-buat berlogat Afrika.

Rate: 5 out 5

Ini trailernya….

Oiya, setelah nonton filmnya di bioskop, saya beruntung bisa datang ke experience booth Avatar: The Way of Water di Senayan City. Lumayan, bisa jadi ngerasain hidup di Pandora selama 5 menit.

Lihat video experiencenya di bawah ini…

2 tanggapan untuk “Review: Avatar: The Way of Water (2022)”

  1. Aku belum nonton ๐Ÿ˜ญ๐Ÿ˜ญ. Masih ada ga yaaa. Waktu itu suami nonton sendiri dan bilang kalo ini wajib memang ditonton . Aku nya aja yg ga sempet2 mba. Tapi kalo ntr bisa masuk Netflix GPP deh. Walopun mungkin sensasi nontonnya ga bakal sama kayak di bioskop.

    Dulu yg pertama aku ikutin dan sengaja nonton yg 4D biar seolah masuk ke cerita ๐Ÿ˜„. Keren sih memang Avatar ini

    • Iya baiknya film-film kayak gini nonton di bioskop sih biar kerasa megahnya. Tapi selalu ada Netflix, Prime Videos, dan Disney Hotstar yang bisa diandalkan ๐Ÿ˜€

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: