Review: A Simple Favor (2018)

Review: A Simple Favor (2018)

A Simple Favor adalah sebuah film dengan jalan cerita yang tidak simpel sama sekali.

Film ini mengisahkan tentang persahabatan dua orang ibu yang sifatnya bertolak belakang. Stephanie (Anna Kendrick) seorang single parent yang rapi, feminin, baik hati, dan sangat terlibat di kehidupan serta perkembangan anaknya. Sedangkan Emily (Blake Lively) adalah seorang ibu bekerja yang serampangan dan cuek dengan anaknya karena terlalu sibuk dengan pekerjaannya yang prestisius.
Kedua anak mereka bersahabat dan sering main bersama. Persahabatan para bocah ini menular ke ibu mereka. Emily tertarik dengan kehidupan Stephanie yang serba rapi dan terprediksi. Sedangkan Stephanie terkagaum-kagum dengan keberanian Emily dalam menjalani hidup, pekerjaan, dan rumah tangganya dengan penulis tampan Sean (Henry Golding).
Lalu pada suatu hari, Stephanie mendapat telepon dari Emily yang minta tolong untuk menjemputkan anaknya di sekolah karena ada urusan mendadak. Suami Emily sedang berada di London karena ada kerabat yang sakit, sehingga tidak ada yang Emily bisa mintakan bantuan. Stephanie selayaknya teman yang baik pun menjemputkan anaknya Emily. Namun sayangnya Emily tidak pernah datang menjemput anaknya kembali. Sampai akhirnya Emily dan Sean melaporkan kehilangan Emily ke polisi. Dari situlah Stephanie sedikit demi sedikit menyadari kalau Emily bukanlah orang yang selama ini ia kira.

Yang saya suka dari film ini:
+ Ceritanya bagus! Plot twistnya banyak. Bahkan sampai film mau habis pun masih ada aja plot twist-nya. Kita dibuat menebak-nebak terus sampai akhir.
+ Aktingnya Blake Lively sangat oke. Blake Lively yang selama kita kenal karena kecantikannya bak Barbie hidup yang baik hati, di film ini Blake terlihat sebagai si cantik yang berandal. Blake Lively emang cantik banget sih…
+ Anna Kendrick sangat pas memerankan tokoh Stephanie.
+ Casting director-nya patut diapresiasi juga. Matanya jeli dalam memilih aktor untuk semua tokoh yang diperankan.
+ Tim kostumnya juga patut diapresiasi. Semua pemilihan bajunya sangat pas dengan para tokohnya. Baju-baju Emily sangat bagus dan ‘berani’. Sedangkan baju-baju Stephanie sangat ‘anak baik-baik’ yang penuh warna.

Yang saya kurang suka dari film ini:
-Meski Anna Kendrik terlihat sangat pas memerankan tokoh Stephanie, tapi ini kayak tidak ada yang mengejutkan untuk aktingnya. Sangat ‘Anna Kendrick’.

Rate: 5 out 5
Saya tonton film ini di Netflix.

Ini trailernya….

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: