Review: What Did You Eat Yesterday? (2019)

Review: What Did You Eat Yesterday? (2019)

Serial What Did You Eat Yesterday? tentang pasangan gay ini sangat hangat di hati dan bikin perut keroncongan.

Category: Series
Genre: Drama, komedi

Serial ini menceritakan tentang pasangan gay di usia 40an. Ada Shiro Kakei (Hidetoshi Nishijima) seorang pengacara tampan yang kaku dan Kenji Yabuki (Seiyo Uchino) seorang capster salon yang ceria dan kemayu.

Dua kepribadian yang berbeda ini saling mengisi kehidupan masing-masing. Shiro meski kaku adalah tukang masak yang berbakat. Dan Kenji adalah orang yang selalu bersemangat menghabiskan masakan Shiro.

Berbeda dengan Kenji yang sudah openly gay, Shiro justru masih tertutup dengan homoseksualitasnya. Shiro hanya mengaku dia gay ke orang tuanya yang sudah sepuh dan teman-teman gaynya saja. Kantor Shiro tidak tahu-menahu tentang orientasi seksualitasnya. Hal ini tentunya memunculkan konflik. Terlebih Kenji yang cukup gampang cemburuan karena paras Shiro yang tampan. Tapi mau bagaimanapun juga, Shiro selalu bersemangat untuk memasakkan Kenji makan malam dan Kenji juga begitu bersemangat untuk menghabiskannya.

Yang saya suka dari serial ini:
+ Saya selalu suka serial yang ada masak-masaknya. Nah serial ini masak-masaknya diambil dengan apik dan menggugah selera. Malah adegan tutorial masak-masaknya lebih bagus dari video-video content masak jaman sekarang, IMHO.
+ Konflik yang diceritakan sangat manusiawi dan jarang diangkat oleh serial/film gay barat. Tentang kesedihan anak gay yang tidak bisa memberikan cucu ke orang tuanya. Tentang menjadi gay di negara timur. Tentang hidup bersama dan jalan bersama sebagai pasangan gay, dan lain-lain. Saya yakin konflik gay tersebut juga dialami di negara kita dan negara timur lainnya.
Karena ini serial dari timur, maka kita nggak akan menemukan tokoh-tokoh steriotipe gay di serial barat yang kebanyakan cerewet dan bitchy. Para gay di serial ini justru hening dan kalem.
+ Tapi konfliknya nggak melulu dramatis kok. Malah ada beberapa konflik yang justru kocak.
+Ada beberapa dialog dan adegan yang menghangatkan hati. Ini berlaku untuk semua pasangan straight maupun LGBT.
+ Bagi yang agak homophobic, ini serialnya aman dari ciuman dan adegan mesra-mesraan antar lelaki. Adegan pegangan tangan aja nggak ada. Yang termesra cuma adegan kayak gini. Itu juga adanya di penghujung (aduh spoiler nggak ya?)

Ini juga nggak cium-cium, kok. Cuma meluk erat doang. Gerak GIFnya aja yang bikin kesannya beda.

+ Salut sama akting Seiyo Uchino yang jadi Kenji yang kemayu. Kenji yang ceria dan kemayu kayak gini…

(ki-ka) Kenji & Shiro

Padahal aslinya Seiyo Uchino tuh lakik yang gahar beud

Aslinya Seiyo Uchino. Wow! Aktingmu sangat apik om

Hidetoshi Nishijima juga aslinya straight dan udah nikah. Nggak kalah laki juga kok, meski tetep lebih gahar Seiyo Uchino.

Hidetoshi Nishijima aslinya om-om karismatik yes

Yang saya kurang suka dari serial ini:
-Meski saya salut dengan aktingnya Seiyo Uchino yang berhasil kemayu, tapi saya merasa dia sebenarnya kurang pas jadi pemeran Kenji. Lebih karena badan Seiyo yang kekar. Padahal di serial ini diceritakan kalau Kenji itu doyan makan dan nggak pernah olahraga. Jadi badan kekarmu itu datang dari mas? Gatot Kaca??
-JANGAN NONTON SERIAL INI PAS LAPAR. Karena ngeliat masakannya Shiro pasti jadi tambah lapar.

Rate: 4,5 out of 5
Serial ini saya tonton di Netflix.

Ini trailernya… (Maaf nggak nemu trailer resminya)

Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: