Review

Review: Lady Bird (2017)

Anak-anak hipster pasti suka film ini.

Film ini mengisahkan tentang seorang anak SMA di kelas 12. Nama aslinya Christine McPherson, tapi maunya dipanggil dengan sebutan Lady Bird (Saoirse Ronan). Setelah lulus ia pengin melanjutkan kuliah di New York. Tapi orang tuanya nggak mampu membiayainya. Tekad Lady Bird kuat banget. Ia berusaha melobi ayahnya agar mengambil pinjaman demi bisa ‘kuliah di New York’.
Terlepas dari masalah masa depan kuliahnya, ia juga berhadapan dengan masalah anak SMA sehari-hari. Seperti pertemanan, naksir cowok, dan usaha menyamakan pemikiran dengan keluarganya sendiri. Apakah Lady Bird berhasil kuliah ke New York?

Yang saya suka dari film ini:
+ Saoirse Ronan ini memang pantas jadi aktris yang diperhitungkan. Kayaknya dia bisa memerankan tokoh apapun secara total dan setiap karakter yang dia bawakan berdiri sendiri. Dia adalah mantan aktris cilik yang mampu bertransformasi dengan baik.
+ Film ini tentang coming of age yang alur dan konfliknya lumayan nggak ketebak.
+ Suka banget dengan tokoh Lady Bird yang pede tapi anti hero. Malah bisa dibilang ini anak nyebelin juga, ya.
+ Banyak karakter yang nggak biasa di film ini. Namun justru itu yang membuat film ini terasa ‘nyata’.
+ Ada Timothée Chalamet my love! Walau karakter kamu di film ini nyebelin, tapi aku tetap padamu Timoyang (Timothée sayang)
+ Adegan-adegan berantem Lady Bird dengan ibunya itu gambaran itu nyata banyak hubungan ibu dan anak perempuannya.
+ Sense of fashion-nya Lady Bird keren-keren. Ku suka!
+ Film ini ditulis dan disutradarai oleh Greta Gerwig. Ini film kedua dia yang saya tonton setelah Little Women (yang dia tulis ulang dan sutradarai juga). Kayaknya dia suka bikin karya yang mengangkat perempuan sebagai tokoh utama yang bisa menentukan jalan hidupnya sendiri. Kalau memang betul perkiraan saya ini, maka film-film baru Greta Gerwig akan wajib saya tonton.

Yang saya kurang suka dari film ini:
– Film ini tipe-tipe kesukaan anak hipster yang konon ‘harus mikir’ atau ‘membaca kesan dibalik cerita’. Tapi menurut saya ini film tentang coming of age aja. Jadi kalau endingnya cuma ‘gitu doang’, ya harap maklum ajalah ya.
– Latar belakang abangnya Lady Bird nggak diceritakan dengan jelas. Padahal ku penasaran.

Film ini saya tonton di Netflix.
Rate: 4 out of 5

Ini trailernya…


Comment

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s