review

Review: Ratu Ilmu Hitam (2019)

Category: Movies
Genre: Horror
Rate: 5 out of 5

Image result for ratu ilmu hitam poster

Film ini dibuka dengan keluarga Hanif (Ario Bayu) dan Nadya (Hannah Al Rasyid) beserta ketiga orang anaknya yang sedang dalam perjalanan darat menuju panti asuhan tempat Hanif dibesarkan. Karena lengah, Hanif menabrak sesuatu di jalan. Ketika dicek, mereka melihat seekor rusa sudah terkapar. Meskipun kaget, Hanif dan keluarganya melanjutkan kembali perjalan mereka ke panti asuhan yang terpencil.

Sesampainya di panti asuhan, tidak lama Anton (Tanta Ginting) dan Jefri (Miller Khan) juga tiba. Seperti Hanif, Anton dan Jefri juga adalah anak panti asuhan tersebut. Setelah bertahun-tahun terpisah dengan kesibukan masing-masing, kini mereka kembali ke rumah lama mereka karena diundang oleh Pak Bandi (Yayu Unru) yang sudah tua dan sakit.

Suasana akrab untuk bernostalgia mulai berubah ketika Hanif menyadari dari bekas penyok mobilnya bahwa yang ia tabrak tadi bukanlah rusa, melainkan manusia. Hanif pun mengajak Jefri untuk mengecek kembali lokasi tabrakannya tadi. Dan benar saja, mereka menemukan seorang anak kecil yang terkapar bersimbah darah. Dalam upaya menolong, Hanif kemudian menemukan hal mengerikan lainnya yang sepertinya berhubungan dengan masa lalu mereka di panti asuhan tersebut. Tanpa mereka sadari bahwa seluruh nyawa di panti asuhan tersebut bisa terancam.

Yang saya suka dari film ini:
+ Film ini well written. Alur cerita, penokohan, dialog semuanya rapi dan bagus. Lagi-lagi salut untuk Joko Anwar sang penulis naskah.
+ Semua, sekali lagi, semua aktingnya bagus! Pas. Nggak lebay. Saling mengisi. Sampai-sampai saya susah menentukan karakter favorit di film ini. Bagus semua di mata saya.
+ Alurnya nggak ketebak dan realistis. Ini bukan tipe film yang lo bisa komentar “yaealaah udah tahu hantunya di situ, ngapain malah masuk situ siiih?”. Semua tindakan sang tokoh di film ini masuk akal. Yang bisa bikin kita ngomong, “Iya sih, kalau gue di posisi dia, gw akan ngelakuin itu juga sih…”
+ Horornya baguuuuus! Jump scarenya ada. Hantunya ada. Mencekam dari suasana doang juga ada.
+ Darah-darahnya bagus. Warnanya pas kayak beneran. Bagi yang nggak kuat ama film slasher atau gory sebaiknya jangan nonton film ini, ya. Menurut gw film ini nggak se-gory karya Kimo Stamboel lainnya, sih. Tapi tetep aja bagi yang nggak kuat liat darah atau sayat-sayatan sebaiknya jangan nonton. TAPI YANG PALING UTAMA ADALAH JANGAN BAWA ANAK KECIL UNTUK NONTON FILM INI. Tolonglah kalau jadi orang tua jangan egois. Pikirkan psikis anak kalian setelah nonton film horor sadis. Jangan salahin anak kalian kalau nanti dia jadi penakut dan pindah ruangan dikit aja minta ditemenin.
+ Oiya, make upnya keren paraaaah! Efek CGI-nya juga bagus dan rapi.
+ Ada satu dialog dari sang Ratu Ilmu Hitam yang jleb bagi gw. Intinya ignorance is a sin.

Yang saya kurang suka dari film ini:
– Ada satu adegan di mana Nadya sepertinya kurang berusaha. Padahal dia bisa sih dobrak aja pintunya. Tapi ya sudahlah…. Namanya juga film.
– Posternya menurut saya kurang mengundang. Kayak trying so hard biar serem banget gitu. Tapi kurang pas. Apalagi teaser posternya yang Ari Irham dan Zara JKT 48. Eleeeeek T_T

Ini trailernya…

Bagaimana menurut Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s