Diposkan pada review

Review: A Case Of You

Category: Movies

Genre: Romance, Comedy

Rate: 3 out of 5

Film ini mengisahkan tentang Sam (Justin Long) seorang penulis buku. Buku-buku yang ia terbitkan adalah buku berdasarkan film yang sukses di pasaran. Iya, dia membukukan film, bukan sebaliknya. Ia sedang mencoba peruntungannya untuk menulis buku hasil karyanya sendiri. Di saat yang bersamaan Sam naksir dengan gadis pelayan sebuah coffe shop bernama Birdie (Evan Rachel Wood). Setelah berhasil berkenalan dengan Birdie, ide menulisnya mengalir deras. Sam menuliskan kisahnya dengan Birdie. Sam kemudian mencari cara agar bisa lebih dekat dengan Birdie dengan mencari tahu soal gadis pujaannya via Facebook. Sam pun mencoba menjalani dan menyukai semua hal-hal yang Birdie sukai berdasarkan postingan Facebooknya. Sam ikut kursus masak masakan Prancis karena Birdie suka Frenche cuisine, Sam ikut kelas judo karena Birdie pernah posting kalau ia ‘love Judo’. Strategi Sam berhasil. Ia dan Birdie semakin dekat. Mereka pun resmi berpacaran. Sampailah Sam merasa lelah harus menjalani hidup yang bukan ‘dirinya’.

 

Yang saya suka dari film ini:

-Justin Long. Iya saya ngefansĀ sama Justin Long. Jadi seneng aja lihat muka dia di film ini. Aktingnya dalam memerankan cowok kikuk, clueless yang sedang jatuh cinta itu juga oke.

-Senang bisa melihat Evan Rachel Wood memerankan cewek semi hippie yang ceria dan banyak senyum. Biasanya perannya dark terus. Sejujurnya sepanjang film saya tidak ingat bahwa Birdie itu diperankan oleh Evan Rachel Wood. Menurut saya Evan terlihat berbeda dengan make up yang ringan di film ini. Saya baru tahu kalau Birdie itu Evan Rachel Wood setelah cek di internet.

-Sangat sangat SANGAT suka pas ada Peter Dinklage muncul di film ini. Peran kecil tapi keren banget aktingnya.

-Suka dengan karakter-karakter di film ini yang nggak biasa tapi sering kita temui di keseharian kita.

-Ada beberapa adegan lucu yang kocak sekaligus bikin senyum-senyum sendiri. Apa lagi kejadian yang ‘ngenyek’ anak hipster. LOL!

 

Yang saya nggak suka dari film ini:

-Konflik yang muncul terasa tiba-tiba banget. Menurut saya harusnya dibangun sedikit-sedikit biar penonton jadi lebih ngerti.

-Cerita dengan teman sekamar Sam rasanya juga kurang dibangun. Jadi teman sekamarnya terasa seperti angin lalu aja.

 

Ini trailernya…

Iklan

Bagaimana menurut Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s