Diposkan pada blog

Carrie Bradshaw CS Versus Kriby

Long weekend.

Nginep di tempat Papa.

02:14 WIB. Kriby udah tidur. Si Punk Rock nyicil kerjaan depan laptop. Gw nemenin Si Punk Rock kerja dengan nontonin tayang ulang season awal serial Sex & The City di TV cable.

Carrie, Samantha, Charlotte, dan Miranda. Dari dulu gw selalu menikmati kisah mereka. Perempuan-perempuan ini mengajarkan gw untuk percaya diri dan jujur dengan segala kekurangan diri serta awkward moment kejombloan ataupun tabu dalam hubungan. Gw salut sama mereka.

Namun setelah menikah dan punya Kriby, gw mendapat kesan yang jauuuh berbeda saat menonton mereka lagi.

Kesan yang gw dapat kali ini adalah iri. Betapa gw merindukan kehidupan seperti mereka. Mandiri, tidak terikat, punya personal space, punya me time yang bisa diambil hanya dengan tinggal mengatur jadwal atau melipir pergi secara spontan, berjalan dengan melenggang bebas tanpa barang bawaan kecuali tas yang fashionable, bisa nongkrong begadang tanpa harus ingat pulang, bisa bereksperimen dengan fashion tanpa harus mendahulukan fungsi. Ah… Sungguh iri.

Lalu terdengar suara nangis Kriby dari kamar yang membuyarkan lamunan gw. Sepertinya Kriby kebangun karena kaget dengan suara pentungan di tiang listrik depan rumah oleh hansip yang lagi meronda.

Gw lari ke kamar. Si Kriby lagi nangis telentang di kasur. Air matanya menggenang di sudut mata. Gw senyumin, lalu usap-usap perutnya supaya dia tenang. Gw rebahkan diri gw di samping dia, terus pura-pura bobo supaya dia kembali tidur. Dia langsung meringkel ke arah gw, lalu naro tangannya di pipi gw. Bibir gw menyentuh pas di keningnya. Sambil gw usap-usap punggungnya, nggak lama dia pun kembali tertidur. Tercium aroma khas Kriby, yaitu, aroma shampo bayi bercampur, bedak bayi, bercampur minyak telon, dan pelembut pakaian yang menempel di bajunya.

Gw memang pengen dan kangen punya kehidupan ala cewek-cewek di Sex & The City. Tapi ternyata, setelah mencium aroma Kriby, kehidupan dengan adanya Kriby ini lebih oke. Kriby bisa ngasih gw kebahagiaan sepele namun besar. Entah itu cuma dari cium baunya, atau menempelkan tangannya ke wajah gw, atau tertidur pulas lagi setelah tahu ada gw di sampingnya. Ternyata kehadiran gw itu berarti dan berpengaruh ya.

This kid makes my life meaningful.

Tiba-tiba kebebasan hidup ala cewek-cewek di Sex & The City kalah jauh sama keinginan untuk melihat Kriby tumbuh besar serta hidup dengan baik dan selamat.

 

Iklan

Bagaimana menurut Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s