Diposkan pada blog

365 Tulisan 2014 #40: “You Can Kill The Protester, But You Can Not Kill The Protest”

Akhirnya blog gw yang  #365Tulisan2014 #29 dihapus.

Semoga dengan ini tidak ada lagi intimidasi dan ‘pengancaman’ akan dibawa ke jalur hukum yang ditujukan kepada keluarga gw.

Padahal yang nulis gw, tapi yang diteror keluarga gw. Kayaknya mereka tidak berani berhadapan langsung dengan gw.

O iya, ini sebagai pembelajaran, kalau mau menyampaikan komplen pelayanan sebaiknya ikuti prosedur dari YLKI berikut.

Dengan begitu Anda bisa dapat menuntut pelayanan yang baik tanpa berujung malah ‘diancam’ akan dibawa ke meja hukum.

Buat dia yang ditugaskan untuk memantau blog gw, makasih ya udah naikin page view blog gw 😀

Nih ada lagu yang lumayan oke buat disimak

Mari kita nyanyikan bersama *lalala yeyeye lalala yeyeye*~~>ala Dahsyat

“You Can Kill The Protestor, But You Can’t Kill The Protest”

You can spoon my eyes out,
but I can still see through you
Slice my ears from my head,
but you can not shut out the sounds of truth
Lock off each sound at the wrist
so I can’t raise my fist!

you can kill the protestor (can’t kill)
you can’t kill the protest
you can murder the rebel (murder)
you can’t murder the rebellion

Sawed my feet at the ankles, but i wasnt going to run
Grabbed my face, sliced off my tongue
Lock off each hand at the wrist,
so I can’t raise my fist!

you can kill the protestor (can’t kill)
you can’t kill the protest
you can murder the rebel (murder)
you can’t murder the rebellion

LYING STILL NOW, NO WAY TO SPEAK. NOTHING TO FEAR, BULLETS CAN’T SILENCE IDEAS!

Iklan

Bagaimana menurut Anda?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s